
Ilustrasi
JawaPos.com - Nahas menimpa lima anggota polisi Polres Lany Jaya. Merka diserang sekelompok masyarakat saat berpatroli di sekitar Bundaran Tugu, Tiom ibukota Kabupaten Lanny Jaya, Selasa (17/1) sore sekitar pukul 17.00 WIT.
Dilansir dari Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), penyerangan ini mengakibatkan kelima anggota tersebut diantaranya Kasat Binmas Polres Lanny Jaya, Iptu Pius (51) mengalami mengalami luka memar di dada akibat terkena lemparan batu. Anggota lainnya mengalami luka sobek akibat terkena anak panah dan luka memar akibat pukulan serta lemparan batu.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M. Kamal yang dikonfirmasi membenarkan adanya penyerangan terhadap anggota Polri yang berpatroli di Tiom.
“Kelima anggota yang diserang ini sudah dirujuk ke RSUD Wamena untuk mendapat penanganan lebih lanjut oleh pihak medis,” kata Kamal kepada wartawan di Mapolda Papua, kemarin (18/1).
Selain Kasat Bimas Polres Lanny Jaya, Kamal menyebutkan empat anggota yang mengalami luka-luka yaitu Bripka Marthen L. Wandadaya (34) yang mengalami luka sobek di pinggang akibat terkena panah, Brigpol Yonamin Kogoya (32) mengalami luka pada bagian atas telinga kanan dan luka sobek pada bagian pipi kanan bawah mata akibat terkena pukulan.
Bripda Hermon Mandowen (22) mengalami luka memar pada lutut sebelah kanan akibat terkena lemparan batu dan Bripda Andhika Wahyu Maker (21) yang mengalami luka pada bagian lutut kiri akibat terkena lemparan batu.
“Saat ini anggota telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan. Kami akan mencari para pelaku yang diduga dipengaruhi minuman keras pada saat melakukan aksi penyerangan tersebut,” tegasnya.
Penyerangan ini menurut Kamal bermula saat anggota yang dipimpin Kasat Binmas Polres Lanny Jaya, Iptu Pius melakukan patroli terkait adanya kegiatan kampanye Pilkada Serentak 2017.
Saat berada di depan Bank Papua Tiom, mobil yang digunakan anggota untuk berpatroli, dilempari oleh sekelompok warga hingga kaca depan dan kaca pintu kiri pecah.
“Awalnya anggota bermaksud mengamankan pelaku yang ditengarai dalam keadaan mabuk minuman keras. Namun sekelompok massa tidak terima dengan melakukan penganiayaan dan pengrusakan mobil yang dikendarai kelima anggota hingga mengalami rusak berat,”jelasnya.
Meskipun demikian, situasi Kamtibmas di Tiom pasca insiden penyerangan ini menurut Kamal tetap kondusif. “Kapolres Lanny Jaya, AKBP. Ali Sadikin bersama Penjabat Bupati Lanny Jaya Sendius Wonda dan Sekda Christian Sohilait telah mendatangi lokasi untuk meredam masyarakat. Jadi situasi sudah kondusif,” tambahnya. (jo/nat/sad/JPG)

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
