
IBU KANDUNG: Mantewab Dawit Lebiso yang tinggal di Ethiopia berharap bisa bertemu dengan Zahara, putri biologisnya yang diadopsi Jolie sejak 2005.
JawaPos.com - Sebuah pesan yang menyentuh hati dilayangkan kepada Angelina Jolie. ”Tolong izinkan saya bicara kepada anak saya,” ucap Mantewab Dawit Lebiso, sebagaimana dikutip Daily Mail.
Lebiso adalah ibu biologis Zahara Marley Jolie-Pitt, putri adopsi mantan suami istri Brad Pitt dan Jolie. Zahara diadopsi dari Ethiopia saat berusia enam bulan. Jolie menyebut jika Zahara merupakan anak yatim piatu. Orang tuanya meninggal karena AIDS. Lebiso yang saat itu berusia 19 tahun mengaku tidak mengetahui anaknya diadopsi karena sedang terbaring sakit.
Kini Zahara berusia 12 tahun. Selama itulah, Lebiso yang hingga kini hidup dalam kemiskinan itu tak pernah berkomunikasi, apalagi bertemu dengan anak yang dilahirkannya tersebut. Padahal Lebiso sudah mengumumkan kalau dirinya adalah ibu Zahara sejak 2007. Namun tak juga dia mendapat tanggapan.
”Saya tak ingin Zahara kembali. Juga tak mau meminta uang mereka. Saya hanya ingin Zahara tahu bahwa ibu kandungnya di sini menyayanginya sebesar Angelina,’’ ujarnya dengan mata berkaca-kaca. (and/c18/ayi/tia)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
