
Ilustrasi
JawaPos.com - Kuasa hukum terdakwa dugaan kasus penodaan agama Islam, Basuki Tjahaja Purnama meminta mejelis hakim menjemput paksa saksi-saksi yang gemar mangkir di persidangan.
Permintaan itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, para pengacara pria yang karib disapa Ahok itu sesumbar ingin menguliti habis para saksi.
"Mereka layak tidak jadi saksi pelapor. Kalau andai kata tiga saksi kemarin tidak hadir, ya kita minta hakim untuk menghadirkan mereka, kalau perlu melakukan upaya paksa," ujar kuasa hukum Ahok, Humphrey Djemat di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/1).
Mangkirnya saksi-saksi pelapor menurutnya merupakan suatu kejadian yang janggal. Karena itu Humphrey meminta hakim agar tetap menghadirkan mereka di persidangan berikutnya.
"Kita ingin tahu, jadi jangan semangat saat melapor, nah kemudian saat di sidang dan melihat proses yang terjadi terhadap saksi lainnya sekarang sudah enggak berani muncul," tuturnya.
Sebelumnya, pada sesi sidang keenam Ahok pada Selasa (17/1) kemarin, ada beberapa saksi yang mangkir.
Saksi yang hadir hanya Willyuddin Abdul Rasyid Dhani dan dua anggota Polresta Bogor, Briptu Ahmad Hamdani serta Bripka Agung Hermawan.
Sejatinya ada enam saksi dijadwalkan memberikan keterangan. Namun, tiga saksi lainnya yakni, Ibnu Baskoro, Iman Sudirman dan Muhammad Asroi Saputra justru tidak hadir. Majelis hakim akhirnya memutuskan untuk menunda persidangan pekan depan.
Penundaan lantaran jaksa penuntut umum (JPU) tak menghadirkan saksi sesuai koordinasi dengan penasihat hukum Ahok.(uya/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
