Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Januari 2017 | 03.56 WIB

Berjalan 14 Tahun, Akhirnya Ekskul Konstruksi Jembatan Jadi Ekskul

UJI BEBAN: Aurelia Narda (kiri) dan Veronica Sienarta menguji kekuatan replika jembatan yang sudah jadi. - Image

UJI BEBAN: Aurelia Narda (kiri) dan Veronica Sienarta menguji kekuatan replika jembatan yang sudah jadi.

JawaPos.com – Konstruksi jembatan mulanya hanya ketertarikan sebagian siswa SMA Stella Maris Surabaya. Terutama mereka yang akan ikut lomba yang diselenggarakan jurusan teknik sipil beberapa perguruan tinggi. Sekolah menampung minat itu. Siswa yang tertarik mengikuti lomba diperbolehkan mengembangkan kreativitas.


Lama-kelamaan, peminat semakin banyak. Biasanya para siswa berlatih membuat konstruksi jembatan di rumah teman-temannya saat akhir pekan. Hal tersebut berlangsung sejak 2001.


Dua tahun lalu Pembina Ekstrakurikuler SMA Stella Maris Surabaya Dwi Rini mendapatkan tawaran dari Nelvin Tanoyo. Sebagai alumnus sekolah, Nelvin merasa tertarik menjadikan konstruksi jembatan sebagai ekstrakurikuler. Apalagi, dia cukup berpengalaman di bidang tersebut. Saat SMA, dia memenangi perlombaan dengan membuat konstruksi jembatan. Apalagi, kini dia berkuliah di jurusan teknik sipil. ”Rupanya, kepala sekolah mengapresiasi dan menyetujui ide Nelvin,” katanya.


Akhirnya, konstruksi jembatan resmi menjadi ekstrakurikuler. Sejak saat itu, Nelvin dan Hans Tandra menjadi pembimbing para siswa. Mereka diperbolehkan menggunakan ruang kelas. Kegiatannya berlangsung setiap Sabtu. ”Sebab, saya longgar hari itu,” ujar Nelvin.


Setiap pertemuan, mereka belajar membuat desain baru atau menyelesaikan prakarya setengah jadi. Tujuannya, melatih siswa agar terbiasa dengan pembuatan kerangka jembatan.


Ketika ikut lomba, biasanya ada peraturan yang tidak memperbolehkan peserta membawa hasil jadi. Seluruh bahan harus dirakit di lokasi kompetisi berlangsung. Karena itu, mereka harus siap desain dan teknik pembuatan jembatan sebelum lomba. ”Tinggal disesuaikan dengan aturan lomba. Mau jembatan jenis apa, panjang, tinggi, dan lebarnya berapa,” imbuhnya.



Kini berbagai prestasi diraih para siswa Stella Maris dalam bidang konstruksi jembatan. Seluruh piagam dan piala penghargaan disimpan di sekolah dengan rapi. Di antaranya, ada lomba yang diadakan Jurusan Teknik Sipil UK Petra, Universitas Negeri Jember, dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. (ant/c16/nda/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore