
AR-RAHIIM: Dari kiri, Prof Bambang Tjahjadi, Gancar C. Premananto, dan Harryadin Mahardika menyiapkan lelang lukisan karya Prof Bambang.
JawaPos.com – Otak kiri dan otak kanan harus seimbang. Itu juga yang dijaga para pengajar di Magister Manajemen (MM) Universitas Airlangga (Unair) Selasa (17/1). Biasanya mereka berkutat dengan materi ajar. Kali ini mereka menyelenggarakan kegiatan seni dan charity untuk penderita kanker di RSUD dr Soetomo.
Kepala Program Studi MM Unair Gancar C. Premananto mengatakan, kegiatan tersebut menggabungkan beberapa hal. Selain forum pengetahuan mahasiswa, kegiatan itu menjadi pertemuan para praktisi dan CEO. Menurut Gancar, saat ini dunia terus mengalami perubahan. ”Nah, pertemuan ini jadi ajang bagaimana mereka menyikapi perubahan yang sedang terjadi,” katanya.
Ada beberapa instansi yang ikut dalam acara bertajuk Art Fest for Charity tersebut. Di antaranya, PT PAL, peti kemas, perbankan syariah dan perbankan konvensional, serta perusahaan asuransi. Kemarin Harryadin Mahardika, ketua program studi magister manajemen dari Universitas Indonesia, menjadi pembicara. Harryadin yang memiliki sejumlah koleksi lagu itu juga menunjukkan hasil karyanya.
Prof Bambang Tjahjadi dan Direktur Executive Development Program (EDP) MM Unair Sri Hartini juga memamerkan karya. Prof Bambang, misalnya, menyajikan kreasi lukis menggunakan lidi. ”Sekarang saya sudah punya 15 lukisan,” ujarnya.
Kemarin salah satu lukisan Prof Bambang dilelang. Lukisan berukuran A4 itu bertulisan huruf Arab berbunyi Ar-Rahiim yang berarti Yang Maha Pengasih. Lukisan tersebut belum benar-benar kering. Sebab, Prof Bambang baru melukisnya pada dini hari.
Gancar menjelaskan, kegiatan charity itu adalah bentuk aktivitas berbagi kepada anak-anak. Terutama penderita kanker berusia belia. Selama ini anak-anak penderita kanker menahan rasa sakit. Kesempatan mereka untuk belajar juga menjadi tidak optimal. Padahal, masa anak-anak adalah masa yang penuh kreativitas.
Kegiatan itu diharapkan bisa mengalihkan perhatian anak-anak penderita kanker dari rasa sakit. Salah satunya dengan membaca buku. Apalagi, banyak pesan moral yang bisa diambil dari buku bacaan. Karena itu, salah satu bentuk charity yang akan disampaikan adalah memberikan buku-buku cerita untuk taman bacaan anak-anak penderita kanker di RSUD dr Soetomo. Tidak tertutup kemungkinan juga menyumbang troli dan rak buku. (puj/c7/nda/sep/JPG)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
