
NAIK BUS SSCT: Sandy (enam dari kiri) bersama para pemenang lomba Photography Challenge 50K pada Minggu (15/1).
Komunitas Love Suroboyo menyedot perhatian belakangan ini. Hal itu terlihat dari jumlah pengikut akun Instagram @lovesuroboyo yang mencapai 50 ribu. Demi mengapresiasi dukungan yang besar itu, Love Suroboyo mengajak 10 orang beruntung untuk berkeliling Surabaya selama lima jam.
OKKY PUTRI RAHAYU
KOMUNITAS ini berdiri sejak September tahun lalu. Penggagasnya adalah Sandy Setiawan. Misi utamanya menggerakkan masyarakat agar lebih peduli dan mengenali Surabaya. Pembentukan komunitas itu berawal dari aksi ”Tolak Risma ke Jakarta.” Waktu itu, Sandy adalah salah seorang inisiatornya. Pria 26 tahun tersebut bahkan menghibahkan akun pribadinya di media sosial untuk dinamai Love Suroboyo. Demi mempertahankan Risma, Sandy mengampanyekan rasa cinta pada Surabaya. Caranya menampilkan apa pun tentang Surabaya. Baik sudut masa dulu maupun sekarang. Dari sana, kampanye cinta Surabaya terus bergaung.
Kala itu, Sandy tidak menyangka mendapat sambutan yang baik dari publik. Sebulan berselang, Sandy membuka kesempatan bagi siapa pun untuk bergabung dengan komunitasnya.
Kegiatan yang dilakukan komunitas itu juga unik. Mereka doyan blusukan untuk lebih mengenali Surabaya. Banyak yang memanfaatkan momentum blusukan tersebut untuk hunting foto. Namun, komunitas itu bukan komunitas fotografi. Tidak semua anggota punya hobi foto. Bahkan, ada yang ibu rumah tangga biasa. ”Mereka bergabung karena ingin mengenal Surabaya,” ujar Sandy. Tak jarang, mereka menggandeng ahli sejarah untuk belajar tentang Surabaya tempo dulu.
Saat ini anggota Komunitas Love Suroboyo berjumlah 56 orang. Mereka berasal dari beragam latar belakang. Ada fotografer, pelajar, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga. Kebanyakan justru adalah arek Suroboyo. Karena mayoritas anggotanya adalah anak muda, komunitas itu juga memperhatikan hal-hal kekinian dari Surabaya. Misalnya, ikon-ikon baru kota atau kegiatan yang sedang digemari anak muda Surabaya.
Saat ini Komunitas Love Suroboyo berfokus blusukan dengan tema tertentu. Yang terakhir adalah blusukan Kampung Eropa Jilid 1. Mereka menyusuri jejak peninggalan bangsa Eropa di Surabaya. Menjelang Imlek, Sandy berencana membuat agenda blusukan Kampung Pecinan.
Respons positif dari publik juga tampak saat Sandy mengadakan kontes foto bertajuk Photography Challenge 50K. Tak tanggung-tanggung, 685 orang ikut serta. Apalagi, iming-iming hadiahnya adalah merasakan sensasi keliling Surabaya gratis. Bagi masyarakat dari luar kota, tentu itu kesempatan emas.
Tema yang diangkat dalam lomba tersebut bebas, tapi harus tentang Surabaya. Maklum, kampanye komunitas itu adalah menebar rasa cinta pada Surabaya. Persis nama komunitas tersebut. Penilaian utama yang ditekankan pada kontes itu adalah bagaimana peserta dapat menjepret sudut-sudut Surabaya dari angle berbeda. Itu selaras dengan hobi anak muda yang sering mengisi akun media sosialnya dengan dokumentasi ala my trip my adventure. ”Malahan banyak foto selfie yang diikutin,” ujarnya, lalu tertawa.
Sandy mencontohkan karya salah seorang peserta yang menang, Widodo Adi Prasetyo. Dia memotret Tugu Pahlawan dalam suasana Grebeg Maulid. Dua kombinasi itu, menurut Sandy, sangat menarik. Tugu Pahlawan bersanding secara apik dengan meriahnya Grebeg Maulid yang bernuansa agamis dan merakyat.
Hampir seluruh foto yang masuk 10 terbaik menunjukkan sudut lain Surabaya. Hal itu sesuai dengan misi Love Suroboyo. Yakni, tentang kenali dan peduli kotamu. Peserta dituntut untuk mampu mengenali lebih dekat Surabaya dari sudut pandang yang berbeda.
Setelah diumumkan pada 4 Januari lalu, 10 pemenang berhak mengambil hadiahnya pada 15 Januari. Yakni, berkeliling dengan bus Surabaya Shopping and Culinary Track (SSCT). Bus itu disediakan oleh Surabaya Tourism and Information Center.
Uniknya, hampir seluruh pemenang adalah arek Suroboyo. Meski begitu, semuanya mengaku baru kali pertama keliling Surabaya dengan naik bus SSCT. Meski hobi blusukan demi hunting foto, semuanya kompak mengaku bahwa mereka berasa jadi turis di kota sendiri. (*/c6/oni/sep/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
