
Ilustrasi
JawaPos.com - Mengantisipasi terjadinya gejolak selama proses Pilkada di Provinsi Aceh, Mabes Polri mengirim personel bantuan sebanyak 1.900 orang dari satuan Brimob.
Direktur Sabhara Baharkam, Mabes Polri Brigjen Aneka Pristafuddin, mengatakan pasukan Brimob Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Mabes Polri bakal tiba di Aceh pada Kamis (19/1)mendatang. “Nanti BKO akan datang anggota BKO 1900 personel,” ujar Brigjen Aneka Pristafuddin yang dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Rabu (18/1).
Disebutkan Aneka, bahwa kehadiran pasukan BKO itu merupakan sesuai permintaaan Polda Aceh untuk memperkuat satuan di tingkat Polres maupun Polsek. “Mereka nantinya akan disebarkan ke Polres di seluruh Aceh sesuai kebutuhan sektor masing-masing,” sambungnya.
Dalam pengamanan Pilkada ini, kata Aneka, seluruh jajaran Polri tidak mengedepankan sikap arogan. “Semua aspek pengamanan dan penindakan, tidak boleh melanggar Protap yang berlaku. Utamakan pendekatan-pendekatan yang menyejukkan,” sebutnya.
Sejauh kondisi di sejumlah Aceh masih dalam kondisi aman dan kondusif. “Sejauh ini, tingkat kerawanan pelaksanaan Pilkada di Aceh masih terkendali, bahkan masih bisa dikatakan kondusif,” sebutnya.
Kendati demikian pihak petugas tidak boleh lengah dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi selama proses Pilkada hingga penetapan kandidat terpilih nantinya. “Semua kemungkinan kerawanan harus diantisipasi sejak dini, sehingga Pilkada damai benar-benar dapat terwujud di Aceh,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Goenawan mengatakan, belum bisa memastikan sampai kapan 1.900 personel BKO akan ditugaskan di Aceh.
Dia memperkirakan hingga situasi Aceh benar-benar aman dan damai usai Pilkada. “Sampai situasi di Aceh kondusif dan aman, akan tetapi belum ditentukan sampai kapan,” ujarnya.
Goenawan mengatakan, pihaknya akan terus menganalisa lebih lanjut keamanan Pilkada Aceh. Jika keadaan Aceh membutuhkan pengamanan serius, maka pasukan BKO tersebut akan tetap dipertahankan.
“Kami akan menganalisa kembali, ya paling tidak dua bulan, dan itu masih perkiraan sementara. Tapi kalau situasi masih membutuhkan akan dipertahankan,” katanya. (ibi/mai/iil/JPG)

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
