
Terlihat salah seorang pelaku pengroyokan yang tengah di lakukan proses penyidikan oleh anggota Polsek Limpung.
JawaPos.com – Duel dua kelompok preman berebut daerah kekuasaan terjadi di Pekalongan, Jawa Tengah. Mereka berebut untuk menguasai pangkalan truck dan lokalisasi Penundan. Akibatnya Zaenul Hasan (22) warga Dukuh Kamijoro, Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, tumbang di tempat.
Polisi telah mengamanan salah seorang pelaku pengroyokan bernama Achmad Arifin alias Pincuk (32) warga Dukuh Penundan Kecamatan Banyuputih di area pangkalan truck Penundan.
Kapolsek Limpung AKP Raharja menjelaskan, antara pelaku dan korban sebelumnya saling mengenal. Keduanya merupakan residivis kasus currat dan curanmor. Pelaku dan korban di ketahui merupakan salah seorang preman atau penguasa di area pangkalan truck dan lokalisasi Penundan.
"Pelaku dan korban juga sudah bolak balik masuk penjara, dengan pemberatan kasus currat dan curanmor,” jelasnya.
Pengeroyokan sendiri terjadi pada Rabu (11/1) sekira pukul 23.00 WIB, di depan pasar raya Sembung masuk Dukuh Pagedangan Desa Sembung. Waktu itu korban tengah asyik makan di warung angkringan. Korban kemudian di datangi oleh pelaku Achmad Arifin bersama dengan lima orang temannya.
Mengetahui kedatangan pelaku, korban berdiri dari tempat duduk, dan kemudian pelaku bersama kelima orang temannya tak menunggu waktu lama langsung memukuli tubuh korban. Pelaku juga sempat menganiaya korban menggunakan badik yang mengenai kepala bagian belakang, hingga mengakibatkan luka robek yang cukup dalam.
“Ada luka robek sekira 30 cm pada kepala bagian belakang korban. Luka tersebut akibat sebilah badik yang di hantamkan oleh pelaku pengroyokan. Gigi depan bagian atas korban juga patah satu buah,” ungkap AKP Raharja.
Selanjutnya, atas adanya kejadian tersebut korban memeriksakan luka di Puskesmas Limpung dan menjalani rawat jalan. Kemudian, korban melaporkan kejadian pengroyokan tersebut ke Mapolsek Limpung guna mendapatkan proses hukum lebih lanjut.
“Antara pelaku dan korban mempunyai selisih paham masalah pribadi dan sudah saling bermusuhan sejak lama. Antara pelaku dan korban juga memperebutkan wilayah kekuasaan, karena antara pelaku dan korban di kenal sebagai preman,” tandas Kapolsek. (ap6/yuz/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
