
Ilustrasi
JawaPos.com- Kementerian Agama (Kemenag) masih menyusun skema pembagian tambahan 10 ribu kuota haji tahun ini. Setelah muncul skenario dibagi untuk jamaah lanjut usia (lansia), muncul lagi skema untuk dibagi sesuai dengan populasi muslim.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan, tambahan kuota akan dibagi sesuai dengan asas proporsionalitas. Pembagian dilakukan berdasar jumlah populasi umat muslim di tiap-tiap provinsi. ”Tidak dipukul rata. Yang jelas proporsional,” katanya.
Lukman kembali menekankan, penambahan kuota itu nanti diprioritaskan bagi calon jamaah yang sudah lansia dengan kriteria usia 75 tahun ke atas. Pertimbangan tersebut didasari jumlah jamaah lansia yang masih menumpuk. Ada sekitar 53 ribu jamaah lansia di antara total jamaah saat ini.
Kendati begitu, imbuh Lukman, masih belum ada angka pasti. Pihaknya masih menyusun pembagian tersebut. Berbeda dengan kuota 20 persen yang sebelumnya dipangkas karena pembangunan Masjidilharam, kuota tersebut akan dikembalikan seperti semula di setiap provinsi sebelum pemotongan dilakukan.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Abdul Jamil menjelaskan, penambahan kuota haji otomatis diikuti peningkatan jumlah petugas. Dia menyatakan, tahun lalu petugas haji berjumlah 3.250 orang. ”Tahun ini kita dapat tambahan kuota petugas 250 orang. Jadi, totalnya 3.500 orang,” terangnya.
Jamil mengatakan, bukan hanya kuantitas petugas haji yang ditambah. Dari sisi kualitasnya, juga akan ada penambahan. Salah satu pertimbangan dalam penyiapan petugas haji tahun ini adalah penyelenggaraan haji bertepatan dengan musim panas. Apalagi, komposisi jamaah haji risiko tinggi (risti) tahun ini mencapai dua pertiga dari total jamaah.
Mantan rektor IAIN Walisongo Semarang itu menambahkan, penggunaan personel TNI dan Polri sebagai petugas haji juga dimaksudkan untuk mengantisipasi cuaca panas tersebut. Jamil menerangkan, dari sisi ketahanan, prajurit TNI dan anggota Polri lebih tahan cuaca dan cekatan meladeni jamaah haji di Tanah Suci. ”Mereka juga memiliki kemampuan untuk mobilisasi atau evakuasi jamaah dalam keadaan darurat,” ucapnya.
Jamil juga mengatakan, penambahan kloter haji tidak mengurangi komposisi petugas di dalamnya. Seperti diketahui, dengan penambahan jamaah haji mencapai 221 ribu orang, akan ada 115 kloter tambahan. Di dalam kloter itu, ujar dia, tetap ditempatkan 2 paramedis, 1 dokter, dan 2 orang yang bertugas mengurusi dokumen serta pemandu ibadah. Sehingga di setiap kloter ada lima petugas yang melekat terus.
Terpisah, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sugihardjo meminta Kemenag melakukan perjanjian kontrak dengan penyelenggara transportasi jamaah haji di Arab Saudi secara multiyear atau jangka panjang. Menurut dia, kontrak multiyear itu dapat menguntungkan pemerintah Indonesia untuk bisa memilih angkutan bus yang sesuai standar. Sehingga kenyamanan jamaah haji lebih terjamin. ”Untuk usia bus, Kemenhub mengikuti aturan Kemenag. Mohon dukungan untuk adanya kontrak multiyear atau jangka panjang sehingga kita bisa memilih (bus),” ujarnya.
Selain itu, ke depan Kemenhub terlibat untuk pengawasan bus-bus yang digunakan jamaah di Saudi. Tak hanya terkait dengan pesawat-pesawat yang menerbangkan mereka dari dan menuju Tanah Suci. (mia/wan/c9/agm)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
