Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Januari 2017 | 20.08 WIB

DPR Dukung Wacana Praja IPDN Masuk TNI 

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com - Wacana Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) masuk militer menjadi isu hangat belakangan ini. Apalagi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sempat mengatakan lulusan institut itu bisa mengisi jabatan Danramil. 


Panglima TNI, Gatot Nurmantyo pada pertengahan Desember lalu pun mengatakan bahwa lulusan IPDN bisa langsung ikut wajib militer selama tujuh bulan. Setelah itu, para-praja akan diberikan pangkat Letnan Dua TNI dan ditempatkan di institusi TNI.


Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPR Nurdin Tampubolon mengatakan, IPDN masuk dan mengisi jabatan di tubuh TNI bukanlah suatu yang salah. Katanya, banyak contoh seorang sarjana universitas atau institut menjadi militer dengan mengikuti wajib militer selama satu tahun dan akhirnya mendapat pangkat Letnan Satu TNI.


"Nggak masalah selama dikasih pendidikan militer," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1).


Nurdin menilai tidak akan ada kecemburuan antara personel TNI dengan lulusan IPDN yang bisa masuk militer tanpa melalui proses cukup panjang. Sebab katanya, lulusan IPDN itu pasti menempati jabatan yang sebelumnya tidak dilatih di tubuh TNI.


"Posisi tertentu. Ada dokter, sarjana hukum, insinyur. Dokter misalnya. Dokter ada yang jadi kolonel bahkan jenderal. Dia bukan militer dulu baru dokter. Dia dokter dulu baru militer," pungkas politikus Partai Hanura itu.(dna/JPG)

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore