Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Januari 2017 | 19.47 WIB

Betapa Paniknya Warga Tabanan, Ketika Lalat Serbu Rumah Mereka

Seorang bocah memunguti lalat yang mati di rumahnya - Image

Seorang bocah memunguti lalat yang mati di rumahnya

JawaPos.com – Warga Banjar Delod Peken, Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, dibuat panik dan resah oleh serbuan ribuan lalat ke pemukiman mereka. Lalat tersebut mulai menyerbu rumah para warga, diduga setelah peternak ayam yang ada disekitaran Banjar mulai memotong ayamnya. 


Menurut salah seorang warga setempat, Made Sudarmawita, 45, kondisi tersebut sudah terjadi selama 10 hari terakhir ini sehingga membuat dirinya resah, terlebih ia memiliki cucu yang masih balita sehingga dikhawatirkan akan membawa wabah penyakit diare. “Beraktifitas jadi terganggu juga karena di kerumuni lalat,” ungkapnya.


Tak hanya beterbangan di halaman rumahnya, lalat tersebut juga sampai masuk ke dalam rumah mulai dari kamar tidur hingga dapur sehingga makanan didapurnya harus ditutup dengan rapat.


“Bahkan sering makanan di dapur terpaksa kami buang karena dihinggapi lalat,” sambungnya.


Untuk membasmi lalat yang berkerumun dirinya pun bisa mengeluarkan uang hingga ratusan ribu rupiah untuk membeli racun lalat baik yang bentuknya cair maupun serbuk.


Biasanya racun lalat ia beli di toko kimia atau di warung dekat rumahnya. “Kadang juga pakai lem lalat itu, tetapi baru diletakkan beberapa menit sudah penuh, sehari bisa menghabiskan sampai 4 lembar lem,” lanjut Wita. (ras/gup)

Editor: Soejatmiko
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore