
Ilustrasi
JawaPos.com - Polisi menangkap lima anggota sindikat peredaran narkoba asal Malaysia. Satu diantaranya tewas ditembak karena melawan saat hendak ditangkap. Mereka ditangkap dalam operasi penangkapan yang digelar Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya sepekan terakhir.
Mereka adalah Ferry, 60, Aminudin alias Pelor, 29, Tjoe Alvin, 28, Agung, 29, serta seorang residivis kasus narkoba yang ditembak mati polisi bernama Brian, 29. Kelimanya ditangkap di lokasi terpisah. Yakni kawasan hiburan malam di Jalan Hayam Wuruk, Muara Angke Jakarta Utara, dan Cengkareng Jakarta Barat.
Polisi juga menyita 8,8 Kg shabu-shabu senilai Rp 13 miliar, 1.942 butir ekstasi, 21.900 butir Happy Five, sepucuk senpi jenis Revolver dengan amunisinya, serta sepucuk airsoft gun.
”Mereka ini jaringan peradaran asal Malaysia. Saat ini sedang dikembangkan penyidikannya terkait pengendali jaringan ini yang berada di dalam LP (Lembaga Pemasyarakatan),” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan di RS Polri Kramat Jati.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta menjelaskan Brian sebelum ditembak petugas sudah tiga kali keluar masuk penjara dalam kasus peredaran narkoba. Terakhir bebas dari penjara empat bulan lalu setelah menjalani hukuman lantaran kedapatan menyimpan 12 Kg shabu-shabu yang hendak diedarkannya.
Disampaikan Nico, penangkapan bermula setelah salah seorang anggotanya dengan menyamar melakukan transaksi narkoba dengan tersangka Ferry, 60, di Jalan Hayam Wuruk Jakarta Barat.
Dari keterangan Aminuddin, polisi menangkap empat pelaku lainnya.
Terakhir polisi hendak menangkap Brian dirumahnya di Perumahan Bakti Jaya RT 07 / RW 01 No 14 C Kelurahan Bakti Jaya Cisauk Tangerang Selatan. ”Nah, tersangka Brian ini karena berusaha melawan terpaksa diambil tindakan tegas. Dari dalam rumahnya kami sita sepucuk senpi,” kata Nico.
Nico menegaskan, pihaknya menjerat keempat tersangka yang masih hidup dengan Pasal 114 subsider Pasal 112 subsider Pasal 132 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati. ”Kami dalami kemungkinan pencucian uang (Tindak Pidana Pencucian Uang),” tutur Nico. (ind/ibl/yuz/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
