Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Januari 2017 | 14.48 WIB

Tindaklanjuti Aspirasi FPI, Polri Belum Berencana Bentuk Tim Investigasi

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar - Image

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar

JawaPos.com - Front Pembela Islam (FPI) mendesak  Polri mencopot jabatan Irjen Anton Charliyan sebagai Kapolda Jawa Barat. Pasalnya, Anton yang mantan Kapolda Sulawesi Selatan itu dianggap polisi preman yang membekingi organisasi masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).


Terkait masalah itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, hingga sekarang, Polri belum berencana membentuk tim investigasi. "Kan secara fungsional berjalan," kata dia, Selasa (17/1).


Dia mengungkapkan bahwa Polri punya mekanisme sendiri dalam melakukan investivigasi internal. "Kita ada pengawas internal, unsur Itwasum, ada unsur Propam untuk melihat dan menilai kepatutan dan ketidakpatutan dalam tindakan kepolisian," sambungnya.


Oleh karena itu, menurut Boy tidak perlu dibentuk tim investigasi khusus karena tugas-tugas tersebut dilakukan secara fungsional oleh pengawas di internal Polri. "Semua dicermati oleh petugas itu sebagai pengawas internal. Sampai hari ini belum ada pembuatan khusus," timpalnya.


Yang pasti, dia menegaskan, Itwasum maupun Propam pasti akan bekerja bila memang adanya indikasi pelanggaran. "Tetapi lebih kepada pelaksanaan tugas secara fungsional di mana kita punya satuan kerja yang tugasnya sebagai pengawas dan melakukan evaluasi terhadap proses-porses yang dilakukan satuan kewilayahan dari pusat sampai daerah," tukasnya. (elf/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore