
Ilustrasi
JawaPos.com - Banyaknya tenaga kerja asing yang mengadu nasib di Kota Batam membuat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) daera setempat tidak mendapatkan alokasi khusus untuk anggaran dari APBD.
Instansi tersebut untuk operasional diambilkan dari hasil perolehan izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA). Artinya, tak ada anggaran dari APBD Batam yang masuk ke dinas tersebut.
Hal ini diprotes oleh Kepala Disnaker Kota Batam, Uba Ingan Sigalingging. "Saya mempertanyakan kinerja Bapeko (Badan Perencanaan Kota), bagaimana bisa, dia (bapeko-red) menolkan anggaran disnaker dari APBD," ujar Uba Ingan Sigalingging yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Rabu (18/1).
Uba menyebutkan, pendapatan IMTA Kota Batam pada 2016 mencapai Rp 34 miliar. 70 persennya masuk ke Disnaker. Tak ada anggaran dari APBD. Padahal dana IMTA ini seharunya diperuntukkan untuk pengembangan dan pelatihan kompetensi tenaga kerja.
Lebih jauh Uba menuturkan, lebih 40 persen dari anggaran tersebut malah dialokasikan untuk belanja alat tulis kantor, belanja perjalanan dinas, cetat spanduk dan gaji honorer. Hanya Rp 15 miliar untuk pelatihan kompetensi pekerja. "Kita pertanyakan kenapa tak ada anggaran dari APBD. Selain itu tidak sepenuhnya murni dana IMTA ini untuk kegiatan pelatihan," papar Uba.
Adapun Rp 15 miliar anggaran pelatihan itu diperuntukan untuk pendidikan dan pelatihan keterampilan pencari kerja Rp 4,5 miliar, pelatihan dan peningkatan kemampuan tenaga kerja Rp 10,5 miliar dan pelatihan kewirausahaan Rp 613 juta. "Bagaimana mungkin kita berbicara meningkatkan kompetensi ketenagakerjaan jika anggaran IMTA sendiri masih diperuntukan untuk belanja pegawai," teranya.
Sebagai contoh, lanjutnya, target wali kota sesuai RPJMDnya sebesar 10.500.056 pekerja. Begitu juga pelatihan pencari kerja lima tahun ke depan 9.740 pekerja. Jumlah ini tentu sangat kecil bila dibanding total seluruh pekerja di Batam.
"Katakanlah ada 200 ribu pekerja, berarti hanya 5 persen saja kita yang sanggup selama lima tahun ke depan," bebernya. (rng/iil/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
