Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Januari 2017 | 10.15 WIB

Diterjang Banjir, Jembatan Diperbaiki Secara Darurat

Anggota Komisi IV DPRD Sumbar meninjau jembatan yang rusak dan nyaris ambruk pasca-banjir di Lubuknyiur Nagari IV Koto Mudiek Kecamatan Batangkapas Kabupaten Pesisir Selatan. - Image

Anggota Komisi IV DPRD Sumbar meninjau jembatan yang rusak dan nyaris ambruk pasca-banjir di Lubuknyiur Nagari IV Koto Mudiek Kecamatan Batangkapas Kabupaten Pesisir Selatan.

JawaPos.com - Banjir yang menimpa Lubuknyiur Nagari IV Koto Mudiek Kecamatan Batangkapas Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar pada 5 Januari berdampak pada ambruknya jembatan yang menghubungkan antarnagari (desa).


Hingga kini jembatan itu belum diperbaiki oleh pemerintah daerah setempat. Untuk membantu akses warga, masyarakat Lubuknyiur mengupayakan perbaikan secara darurat dengan memasang pohon kelapa.


Wali Nagari IV Koto Mudiek Syafran Tamsa mengatakan, daerah ini salah satu wilayah yang terkena dampak banjir yang parah. Hampir separuh wilayah di nagari ini terendam banjir. Bahkan ada puluhan hektare(ha) sawah yang gagal panen. Satu jembatan yang menghubungi antar nagari tidak bisa dilalui. “Kita harapkan bisa segera diperbaiki,” katanya yang dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Rabu (18/1).


Menyikapi itu, Komisi IV DPRD Sumbar mengunjungi langsung lokasi ini. Wakil Ketua Komisi IV, Saidal Masfiyuddin bersama rombongan lansung turun ke lapangan di dua titik berbeda di Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (16/1).


Peninjauan pascabanjir tersebut dimulai dari Muara Batang Surantih Kecamatan Sutera. Di sana Saidal, medengar langsung saran dan harapan dari warga. Pasalnya akibat banjir, batu grip yang dibangun degan anggaran Rp 2,6 miliar tidak bisa menghalangi ombak besar yang menghantam permukiman penduduk yang berada di kawasan Muara Batang Surantih.


Begitu juga dengan jembatan di Nagari IV Koto Mudiek. Dia meminta dinas terkait untuk segera membenahi infrastruktur yang rusak. Terutama jalan, jembatan dan jaringan irigasi. “Infrastruktur yang rusak terkena dampak bencana banjir harus segera diperbaiki. Jalan, jembatan dan jaringan irigasi merupakan sarana infrastruktur yang vital bagi kehidupan dan perekonomian masyarakat,” tegasnya.


Dia meminta, Pemkab Pessel berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar melalui dinas-dinas terkait dalam penanganan dampak tersebut. Untuk sarana prasarana yang kewenangannya berada di provinsi, harus dilaporkan secara detail oleh Pemkab. (e/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore