
Ilustrasi
JawaPos.com - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono memprotes pihak Jepang terkait desain lokomotif kereta mass rapid transit (MRT).
Menurutnya, hasil presentasi tentang desain kereta belum lama ini jauh dari ekspektasi. Bahkan tidak sesuai dengan yang pernah di-launching sebelumnya.
"Makanya tim kita suruh ke Jepang. Besok Kamis Prof Sutanto, Deputi Indagtrans, Bappeda bersama PT MRT akan ke Jepang untuk membicarakan mengenai redesaining (kereta)," ujar pria yang karib disapa Soni itu di Balai Kota Jakarta, Selasa (17/1).
Lebih jauh Soni menuturkan, langkah redesaining bentuk kereta itu dimintainya agar tidak mengganggu target percepatan operasi MRT pada Maret 2019 nanti.
Kedua, tidak ada tambahan biaya yang besar terkait proses mendesain ulang lokomotif tersebut. "Mumpung belum jadi ya kita redesaining dulu," ungkapnya.
Atas permintaan redesain ini, Soni mengakui bakal ada konsekuensi yang diterima Pemprov DKI Jakartau ataupun PT MRT Jakarta. Akan tetapi seandainya bila terjadi keterlambatan, maka jangan sampai menyita waktu terlalu lama. "Atau pun ada tambahan dana ya kita semua sepakati bersama. Itu ada konsekuensi yang dibicarakan bersama," pungkasnya.
Adapun, redesaining yang dimaksud Plt Gubernur adalah bentuk kepala lokomotif. Sebelumnya Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri itu menganggap kepala kereta MRT yang dipresentasi terlihat seperti jangkrik dan tidak menarik untuk dilihat. (uya/JPG)

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
