
Petugas Imigrasi mendata TKA ilegal asal Tiongkok di Bogor.
JawaPos.com – Para tenaga kerja asing (TKA) Tiongkok membawa bibit dan menanam sendiri berbagai jenis sayur untuk menyambung hidup di "Desa Tiongkok". Menangapi itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor Siti Nurianty, berjanji akan meninjau lokasi.
Hal itu untuk memastikan bibit yang ditanam para TKA Tiongkok. “Tim kita akan segera meninjau ke lokasi. Itu tidak boleh, menyalahi aturan. Apalagi dibawa orang asing. Bagaimanapun, sesedikit apapun, harus melalui badan karantina,” ujarnya kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group).
Siti menegaskan, seluruh penggunaan bibit harus melalui badan karantina. Menurutnya, tidak hanya antarnegara. Bibit antarprovinsi pun di bandara tidak bisa lolos. Selain itu, pengunaan bibit ilegal dapat dipidanakan secara hukum.
“Iya dengan undang-undang karantina, yang bawa bibit harus melapor ke balai karantina sebelum mendapat izin,” tegasnya. Tujuannya, sambung Siti, mencegah bibit penyakit tanaman bagi kelangsungan pangan Indonesia.
Sementara itu, hingga Senin (16/01) kemarin, ke-12 TKA asal Negeri Tirai Bambu yang menjadi buruh tambang di Cigudeg masih ditahan di Kantor Imigrasi Kelas I Bogor. Kepala Imigrasi Kelas I Bogor Herman Lukman mengatakan, para penambang itu belum bisa menunjukan dokumen mereka.
“Masih di sponsor yang bawa mereka ke sini. Kita masih menahan dan proses hukum berjalan,” ungkapnya.
Jika mereka terbukti melanggar izin, maka sanksi deportasi segera dilaksanakan. Dia menegaskan, jika pelanggaran TKA tak hanya perizinan, Imigrasi melimpahkan kasus tersebut ke Kepolisian.
“Kalau terbukti tidak sesuai pekerjaan kita akan proses. Tapi jika ada pelanggaran hukum lain kita hukuman ditambah dari kepolisian,” ucapnya. (pj/ded/don/yuz/JPG)

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
