
Athur Cunha ke Arema FC
JawaPos.com – Pasca hengkangnya Hamka Hamzah, manajemen Arema FC punya beban berat untuk mencari pemain pengganti dengan kualitas yang minimal setara. Nah, bek yang musim lalu memperkuat Mitra Kukar, Arthur Cunha, disebut-sebut sebagai calon kuat jenderal lini belakang Arema FC berikutnya.
Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, kabarnya manajemen Arema FC sudah menjalin komunikasi dengan bek berkebangsaan Brasil. Arthur dianggap sesuai dengan kriteria tim pelatih Arema FC.
Dari sisi postur, Arthur punya tinggi badan 186 sentimeter. Lebih tinggi dari Hamka Hamzah (183 sentimeter). Lalu, bila melihat statistik musim lalu, Arthur tak kalah dengan Hamka.
Tingkat keberhasilan tackling Arthur mencapai 60 persen (data dari Labbola). Itu lebih tinggi ketimbang Hamka yang ’hanya’ 58 persen. Sementara itu, mengenai produktivitas mencetak gol, Hamka memang masih jauh lebih baik.
Namun, Arthur juga tidak buruk karena berhasil menyarangkan tiga gol ke gawang lawan pada Indonesia Soccer Championship (ISC). Oleh karena itu, tidak mengherankan bila Arema FC sampai tertarik dengan Arthur.
Meski belum mengiyakan kabar tersebut, isyarat dari General Manager Arema FC Ruddy Widodo mengarah ke sana. Clue-nya ada dua pemain asing, salah satunya stopper dari negara Amerika Latin yang akan merapat ke Arema FC. ”Mereka akan kami kontrak. Posisinya stopper dan gelandang,” ujar dia.
Dia pun meminta publik untuk bersabar terkait siapa pemain yang direkrut untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Hamka. ”Tunggu saja,” kata Ruddy.
Sebagai informasi tambahan, setelah berakhirnya ISC A, Arema FC sudah kehilangan bek tengah Goran Gancev. Meski penampilannya tidak terlalu buruk, manajemen enggan memperpanjang kerja sama dengan pemain asal Makedonia itu.
Arema FC ingin mencari pemain lain yang kualitasnya lebih baik. Seiring berjalannya waktu, Arema FC justru kembali kehilangan bek tengah, yakni Hamka Hamzah.
Dampaknya, posisi bek tengah kini minim pemain. Arema FC hanya punya Ryuji Utomo dan Mochammad Junda Irawan. Namun sejatinya, Junda adalah tipikal pemain bek sayap. Walaupun pada beberapa kali pertandingan, dia dipasang sebagai bek tengah. (asa/c3/muf)

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
