
Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan
JawaPos.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya baru saja menangkap jaringan narkoba yang baru beroperasi lima bulan. Meski baru lima bulan, jaringan ini sudah menjelma menjadi jaringan kelas kakap.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan menerangkan, untungnya dengan cepat jaringan ini diungkap. Karena memang perkembangan jaringan narkoba sangatlah pesat.
"Ini baru 5 bulan, tapi sudah cukup besar. Bayangkan kalau mereka sudah bertahun-tahun dan gak bisa kami tangkap," tutur Iriawan di Instalasi Kedokteran Forensik, Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (17/1).
Dia menuturkan, jaringan ini dikendalikan oleh Brian bersama rekannya yang berada di dalam Lapas. Mereka berdua langsung berhubungan dengan bandar besar yang berada di Malaysia.
"Ini jaringan Malaysia. Ada pengendalinya juga yang sekarang sedang kami lakukan pengembangan. Dia ada di dalam LP (Lembaga Pemasyarakatan). Nanti mudah-mudahan bisa kami tindak lanjuti," ucapnya.
Meski begitu, Iriawan enggan membeberkan nama tersangka beserta Lapas tempatnya berada. Namun dirinya mengatakan bahwa kemungkinan besar Brian dan tersangka itu saling kenal saat Brian masih mendekam di penjara empat bulan lalu, karena terjerat kasus kepemilikan narkoba seberat 12 kilogram.
Mantan Kapolda Jawa Barat ini menambahkan, jaringan yang diungkap tersebut mengirimkan barang melalui perjalanan udara dan laut. Total barang yang dikirimkan dari Malaysia bergantung dari jumlah barang yang dipesan.
"Ada yang lewat udara dan laut. Yang jelas mereka berusaha untuk memasukan barang tersebut ke kita melalui beberapa pintu-pintu masuk yang saya sampaikan itu. Di perairan Jakarta saja cukup luas. Kalau kapal berhenti di malam hari kami gak tau. Total barangnya tergantung berapa kebutuhan dan kesiapan di sini," ujar Iriawan.
Guna melakukan pengembangan kasus, jajarannya juga sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian Malaysia yang hasilnya akan segera diperoleh pekan depan.
Diketahui, pihaknya sudah mengamankan empat tersangka, yakni Ferry (60), Aminudin (29), Alvin (30) dan Agung (29). Sementara itu, Brian tewas usai timah panas menerjang bagian punggung dan kaki kanannya akibat mencoba melarikan diri.
Barang bukti yang diamankan yakni sabu-sabu seberat 8,7 kilogram senilai Rp10 miliar, 22.000 butir H5 (HappyFive), sepucuk senjata api berjenis revolver lengkap dengan amunisinya dan satu pucuk senjata air soft gun. (elf/JPG)

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
