Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Januari 2017 | 04.18 WIB

Tetes Air Mata Warnai Sesi Curhat Tim Ganda Putri Indonesia

Sharing session para atlet ganda putri pelatnas dipenuhi canda, tawa, tangis, dan haru. - Image

Sharing session para atlet ganda putri pelatnas dipenuhi canda, tawa, tangis, dan haru.

JawaPos.com - Tawa dan tangis menghiasi sesi sharing session alias curhat para atlet dari tim ganda putri pelatnas PBSI dalam acara gathering di Bogor. Salah satu yang tak kuasa menahan tetes air mata adalah Nitya Krishinda Maheswari.


Setelah mengikuti permainan team building dalam acara Gathering Tim Ganda Putri Pelatnas 2017, tiap atlet boleh mencurahkan isi hatinya selama bergabung dengan tim ganda putri pelatnas dalam sharing session.


Awalnya pemain masih malu-malu mengutarakan pendapat mereka, tetapi lama kelamaan mereka akhirnya mau ‘buka-bukaan’, baik kepada pelatih, senior, junior ataupun pasangan main sendiri.


Buat pelatih, ini menjadi sarana untuk mengetahui kondisi tim ganda putri saat ini. berangkat dari sini, mereka pun tahu situasi tim dan apa yang harus dilakukan.


“Saya senang banget ya ada sesi seperti ini, apalagi buat pemain baru seperti saya. Semalam jadi bisa ngeluarin unek-unek, soalnya disuruh pelatih juga, jadi mau nggak mau harus diungkapkan,” kata Febriana Dwipuji Kusuma, pemain termuda di pelatnas, seperti tertuang dalam rilis yang diterima JawaPos.com.


“Memang saya orangnya enggak enakan, saya suka minta maaf terus sama pasangan main kalau saya mainnya lagi jelek. Tetapi saya enggak bisa marah kalau pasangan saya main jelek, karena saya kalau marah malah nggak bisa main,” tambah atlet kelahiran 19 Februari 2001 ini.


Dalam kesempatan ini, dua pemain senior, Greysia Polii dan Nitya juga berbagi pengalaman dan memberi masukan kepada junior-junior mereka. Ada kalanya suasana jadi mengharu biru hingga Nitya menitikkan air mata saat menceritakan perjuangannya dan Greysia menjadi ganda putri papan atas. Setelahnya, Greysia menghampiri Nitya dan merangkul mantan pasangan mainnya tersebut.


“Saya dan kak Ge (Greysia) yang sudah tidak muda lagi, tetapi kami masih punya semangat tinggi untuk berprestasi, jadi kalian yang muda-muda harusnya lebih semangat lagi,” kata Nitya di hadapan tim ganda putri.


“Kak Nitya dan kak Greysia memang menjadi panutan buat kami, mereka menjadi contoh yang baik untuk kami, karena semangat mereka luar biasa,” komentar Febriana soal kedua seniornya tersebut.


Pada hari kedua gathering, tim ganda putri mengikuti program latihan fisik berupa lari keliling desa dan air terjun di sekitar villa. Selain itu, tim ganda putri hari ini juga akan mengikuti sejumlah permainan dengan esensi berbeda dari sebelumnya. Acara gathering ini akan berlangung hingga Rabu (18/1) sebelum seluruh atlet dan pelatih kembali ke Pelatnas Cipayung. (ira/JPG)

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore