
Sharing session para atlet ganda putri pelatnas dipenuhi canda, tawa, tangis, dan haru.
JawaPos.com - Tawa dan tangis menghiasi sesi sharing session alias curhat para atlet dari tim ganda putri pelatnas PBSI dalam acara gathering di Bogor. Salah satu yang tak kuasa menahan tetes air mata adalah Nitya Krishinda Maheswari.
Setelah mengikuti permainan team building dalam acara Gathering Tim Ganda Putri Pelatnas 2017, tiap atlet boleh mencurahkan isi hatinya selama bergabung dengan tim ganda putri pelatnas dalam sharing session.
Awalnya pemain masih malu-malu mengutarakan pendapat mereka, tetapi lama kelamaan mereka akhirnya mau ‘buka-bukaan’, baik kepada pelatih, senior, junior ataupun pasangan main sendiri.
Buat pelatih, ini menjadi sarana untuk mengetahui kondisi tim ganda putri saat ini. berangkat dari sini, mereka pun tahu situasi tim dan apa yang harus dilakukan.
“Saya senang banget ya ada sesi seperti ini, apalagi buat pemain baru seperti saya. Semalam jadi bisa ngeluarin unek-unek, soalnya disuruh pelatih juga, jadi mau nggak mau harus diungkapkan,” kata Febriana Dwipuji Kusuma, pemain termuda di pelatnas, seperti tertuang dalam rilis yang diterima JawaPos.com.
“Memang saya orangnya enggak enakan, saya suka minta maaf terus sama pasangan main kalau saya mainnya lagi jelek. Tetapi saya enggak bisa marah kalau pasangan saya main jelek, karena saya kalau marah malah nggak bisa main,” tambah atlet kelahiran 19 Februari 2001 ini.
Dalam kesempatan ini, dua pemain senior, Greysia Polii dan Nitya juga berbagi pengalaman dan memberi masukan kepada junior-junior mereka. Ada kalanya suasana jadi mengharu biru hingga Nitya menitikkan air mata saat menceritakan perjuangannya dan Greysia menjadi ganda putri papan atas. Setelahnya, Greysia menghampiri Nitya dan merangkul mantan pasangan mainnya tersebut.
“Saya dan kak Ge (Greysia) yang sudah tidak muda lagi, tetapi kami masih punya semangat tinggi untuk berprestasi, jadi kalian yang muda-muda harusnya lebih semangat lagi,” kata Nitya di hadapan tim ganda putri.
“Kak Nitya dan kak Greysia memang menjadi panutan buat kami, mereka menjadi contoh yang baik untuk kami, karena semangat mereka luar biasa,” komentar Febriana soal kedua seniornya tersebut.
Pada hari kedua gathering, tim ganda putri mengikuti program latihan fisik berupa lari keliling desa dan air terjun di sekitar villa. Selain itu, tim ganda putri hari ini juga akan mengikuti sejumlah permainan dengan esensi berbeda dari sebelumnya. Acara gathering ini akan berlangung hingga Rabu (18/1) sebelum seluruh atlet dan pelatih kembali ke Pelatnas Cipayung. (ira/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
