
BERBUAH: Pohon kurma yang tumbuh di halaman rumah salah seorang warga Jember.
JawaPos.com- Lazimnya, pohon kurma tumbuh di daerah panas seperti di Timur Tengah. Namun, di Jember ada pohon kurma yang tumbuh subur dan sudah berbuah. Diperlukan waktu lama untuk menunggu buah kurma ini.
”Awalnya bapak saya tidak sengaja menanam. Selepas pulang haji, biji kurma oleh-oleh dari Makkah yang dibuang ternyata tumbuh sendiri,” ujar Yuli Zainatul Hasanah, 38, putri sulung Haji Suripto, pemilik pohon kurma.
Pohon kurma tersebut tumbuh kukuh tepat di samping toko yang ada di pekarangan rumah Suripto di Jalan M.H. Thamrin, Dusun Ajung Kulon, Desa/Kec Ajung, Jember.
Yuli menuturkan, ayahnya pulang dari ibadah haji pada 2007. Di antara banyak biji kurma yang dibuang di sekitar pekarangan rumah, beberapa tumbuh. ”Tapi, yang tumbuh sampai besar cuma satu. Yang lainnya mati, akhirnya kami cabut saja,” tutur Yuli.
Sementara itu, Suripto, pemilik kurma, menuturkan bahwa tidak ada perawatan khusus pada pohon agar bisa tumbuh dan bertahan hingga hampir sepuluh tahun tersebut. ”Rumput disiangi itu juga baru beberapa bulan terakhir. Dikasih pupuk juga baru sekitar empat bulan terakhir,” katanya. Pupuk yang diberikan adalah pupuk jenis ZA, sisa dari sawah milik Suripto.
Sekitar dua bulan yang lalu dia juga menyiram sebotol kecil air zamzam ke pohon kurma tersebut. ”Karena keluarga ada yang umrah, bawa banyak air zamzam,” lanjutnya.
Meski dapat bertahan hingga sepuluh tahun, pohon kurma di rumah Suripto memang tidak tumbuh seoptimal di daerah asalnya. ”Ini pertama berbuah. Sudah muncul sejak tiga atau empat bulan lalu. Tidak banyak, paling cuma 200-an buah,” ungkapnya.
Selain dikonsumsi sendiri, buah kurma dari pohon miliknya dibagikan kepada beberapa kerabat dan teman. ”Kemarin ada teman yang minta. Dia kan belum hamil. Ada sugesti untuk makan kurma. Rasanya sepet,” kata Suripto.
Pohon kurma tak hanya tumbuh di halaman rumah Suripto. Di halaman masjid kampungnya juga ada sebatang pohon. Hanya, pohon kurma tersebut kecil. Tampaknya, pohon itu tak sesubur yang ada di rumah Suripto. ”Ada yang nawar Rp 500 ribu. Nggak saya kasih. Akan saya pelihara terus karena ini langka di Jember,” jelasnya. (mg/hdi/c10/end)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
