
Petugas Imigrasi mendata TKA ilegal asal Tiongkok di Bogor.
JawaPos.com – Para tenaga kerja asing (TKA) Tiongkok rupanya punya cara tersendiri untuk menyambung hidup di "Desa Tiongkok. Demi menekan biaya hidup di hutan Cigudeg, mereka membawa bibit dan menanam sendiri berbagai jenis sayur di halaman barak, tak jauh dari kawasan tambang.
Juru bicara PT Bintang Cindai Mineral Geologi (BCMG) Tani Berkah (TB), Fredy, tidak menampik karyawannya melakukan hal tersebut. Alasannya, tidak lain untuk dikonsumsi sendiri sekaligus menekan biaya hidup.
“Memang ditanam di sana karena jauh dari pasar. Jadi persediaan sebulan sekali. Itu juga warga lokal yang belanja,” ujarnya kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group).
Rata-rata, kata Fredy, para TKA ini sudah tinggal di lokasi antara satu minggu sampai empat bulan. Dia mengklaim para WNA tersebut memasuki indonesia dengan cara legal. “Ini semua ada paspor dan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) tapi masih di sponsor belum diberikan. Saya sedang urus semuanya ke Jakarta,” kilahnya.
Sementara itu, hingga Senin (16/01) kemarin, ke-12 TKA asal Negeri Tirai Bambu yang menjadi buruh tambang di Cigudeg masih ditahan di Kantor Imigrasi Kelas I Bogor. Kepala Imigrasi Kelas I Bogor Herman Lukman mengatakan, para penambang itu belum bisa menunjukan dokumen mereka.
“Masih di sponsor yang bawa mereka ke sini. Kita masih menahan dan proses hukum berjalan,” ungkapnya.
Jika mereka terbukti melanggar izin, maka sanksi deportasi segera dilaksanakan. Dia menegaskan, jika pelanggaran TKA tak hanya perizinan, Imigrasi melimpahkan kasus tersebut ke Kepolisian.
“Kalau terbukti tidak sesuai pekerjaan kita akan proses. Tapi jika ada pelanggaran hukum lain kita hukuman ditambah dari kepolisian,” ucapnya. (pj/ded/don/yuz/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
