
Kapolsek Anjatan AKP Noneng Sukarna memberikan pembinaan kepada puluhan pelajar yang melakukan pesta miras di areal pekuburan.
JawaPos.com – Sedikitnya 20 siswa SMP pesta minuman keras di sebuah tempat pemakaman umum (TPU) di Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Aksi para bocah ABG itu bikin miris. Petugas Unit Binmas Polsek Anjatan, melakukan pembinaan kepada mereka, Senin (16/1).
Informasi yang dihimpun Radar Indramayu (Jawa Pos Group), aksi teler ramai-ramai di area pekuburan itu berlangsung Sabtu siang (14/1) sekitar pukul 13.00 WIB. Para pelajar dari sejumlah SMP itu datang ke lokasi dengan menggunakan sepeda motor.
Belakangan diketahui, usai pesta menenggak miras jenis tuak, mereka berencana untuk melakukan aksi tawuran. Beruntung warga yang mengetahui kejadian dan rencana itu langsung melaporkannya kepada petugas Polsek Anjatan.
Polisi yang saat itu tengah melakukan patroli langsung menuju TKP. Tapi sayang, mereka keburu kabur lari tunggang langgang meninggalkan lokasi dan sepeda motor masing-masing yang kemudian diangkut ke Mapolsek Anjatan.
Selang beberapa waktu kemudian, orang tua pelajar yang meninggalkan sepeda motornya tersebut mulai berdatangan ke Mapolsek Anjatan. Maksud mereka hendak mengambil sepeda motor, tapi polisi meminta orang tua memanggil anak-anaknya untuk diberikan pembinaan.
Tak hanya para siswa, orang tua serta pihak sekolah juga diundang polisi. Mereka diminta sama-sama melakukan pembinaan serta menandatangani surat pernyataan agar kelakuan serupa tidak terulang kembali.
Kapolsek Anjatan AKP Noneng Sukarna menjelaskan, kenakalan remaja masih menjadi persoalan yang pelik dan menjadi tugas semua pihak untuk melakukan pencegahan. Namun, sambung kapolsek, mengurangi kenakalan remaja tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Apalagi dengan kemajuan zaman yang pesat di era seperti ini. Kenakalan remaja justru semakin aneh-aneh saja.
“Karena itulah kita undang orang tua dan guru untuk sama-sama melakukan pengawasan kepada anak-anaknya. Jangan sampai kenakalan mereka ini semakin keterlaluan,” jelas Kapolsek Anjatan AKP Noneng Sukarna didampingi Kanit Binmas dan Kanit Reskrim Aiptu Fahrudin SAg. (kho/yuz/JPG)

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
