
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo
JawaPos.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, komitmen militer Indonesia untuk melawan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang anti terhadap Pancasila.
Gatot Nurmantyo menegaskan, pernyataan itu merupakan salah satu hasil keputusan Rapat Pimpinan TNI yang diselenggarakan di di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta.
"TNI sepakat untuk menghadapi semua ormas yang bertentangan dengan Pancasila dan radikalisme yang mengganggu jalannya pembangunan nasional," ujar Gatot di lokasi, Selasa (17/1).
Selain itu, ada pula keputusan yang dihasilkan dalam Rapim TNI tersebut, yakni membantu program-program pemerintah baik di pusat maupun di tingkat daerah. Sehingga pembangunan bisa berjalan lancar tanpa adanya gangguan.
"Mendukung pemerintah yang sah karena dipimpin oleh Presiden Jokowi yang dipilih secara proses konstitusi," katanya.
Sekadar informasi, Rapim TNI diikuti oleh 184 peserta yang terdiri dari Pimpinan TNI, 49 Pejabat Mabes TNI, 52 pejabat TNI AD, 41 pejabat TNI AL, 26 pejabat TNI AU, 12 Peninjau (Pati yang menduduki jabatan di luar struktur TNI) dan 57 Pati Polri. (cr2/JPG)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
