
Ciancui atau perang air menjadi permainan unggulan yang ditunggu oleh sejumlah wisatawan saat perayaan Imlek di Selatpanjang.
JawaPos.com - Sejak perayaan Imlek 2567 atau tahun 2016, masyarakat Kota Selatpanjang, Riau mulai menyemarakkan kembali acara Ciancui atau perang air. Tahun ini acara serupa kembali akan digelar menjelang datangnya pergantian tahun Imlek tersebut.
Kini Ciancui tidak hanya sekadar menjadi perayaan kaum Tionghoa di Meranti kala menyambut Imlek, tapi sudah menjadi agenda wisata tahunan bagi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Riau.
Sehingga ciancui ini menjadi agenda wisata andalan setiap perayaan imlek di Kota Selatpanjang. Pelaksanaannya dimulai sejak perayaan imlek pertama sampai dengan imlek hari keenam. Tepatnya dari pukul 15.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Jika sebelumnya perang air dilakukan dengan menyiram air dengan menggunakan pistol air atau air yang dibungkus dalam plastik atau air mineral kemasan gelas, tahun ini hanya pistol air.
"Even ini sudah sangat mandiri. Jadi kalau ditanya upaya dari Pemerintah, tidak ada. Makanya kita sudah dorong acara ini ke Kementerian Pariwisata," ungkap Kepala Disparekraf, Fahmizal yang dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Selasa (17/1).
Fahmizal menyebutkan, dalam mengembangkan pariwisata ada 5 pihak yang bertanggung jawab, yakni Pemerintah, swasta, akademisi, komunitas dan media. Jadi tidak mesti Pemerintah saja yang bertanggung jawab.
"Jadi jangan men-just pemerintah saja apa yang harus dibuat, apa yang harus dilakukan. Karena semuanya bertanggung jawab. Kalau memang ada persoalan jangan hanya meminta pemerintah saja," sebutnya.
Ketua Panitia pelaksanaan Ciancui, RUPS Uyung Salis mengaku pihaknya terus berbenah dalam pelaksanaan perang air ini. Sehingga tidak menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat. "Kita terus berbenah dan mengevaluasi pelaksanaan perang air ini setiap tahunnya. Sehingga dapat berjalan baik dan lancar," sebutnya.
Dari catatan RUPS yang juga merupakan Ketua Perhimpunan Hotel Seluruh Indonesia (PHRI) Kepulauan Meranti ini,jumlah pengunjung wisatawan imlek mencapai puluhan ribu orang setiap tahunnya. Bahkan setelah Ciancui terus didorong jumlah wisatawan, baik dari dalam negeri, maupun luar negeri semakin meningkat. (AHMAD YULIAR/iil/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
