
Kepada JawaPos.com, Dejan Gluscevic mengutarakan hasratnya untuk bisa melatih Timnas U-19 Indonesia.
JawaPos.com - Mantan staf kepelatihan Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS), Dejan Gluscevic, menyatakan ketertarikannya melatih Timnas U-19 Indonesia. Padahal, pria asal Montenegro itu tak pernah muncul sebagai salah satu kandidat pelatih.
PSSI memang belum memutuskan siapa yang menjadi pelatih Timnas Indonesia baik di level senior atau junior. Namun, beberapa kandidat sudah diutarakan. Sebut saja Luis Milla atau Luis Fernandez untuk Timnas U-22 dan Timnas senior, lalu ada Indra Sjafri dan Wolfgang Pikal untuk Timnas U-19.
Dejan, yang terus mengikuti perkembangan sepak bola di Indonesia, ternyata memendam hasrat untuk bisa dipertimbangkan menjadi pelatih Timnas U-19. Kebetulan, Dejan memang sudah lama ingin kembali mengabdi di sepak bola Indonesia yang sempat membesarkan namanya pada era 1990-an kala berjaya bersama Bandung Raya.
"Saya berharap ketua umum PSSI yang baru melibatkan saya dalam kelahiran kembali sepak bola di Indonesia," ujar Dejan dalam perbincangan dengan JawaPos.com.
"Mendengar spekulasi di media tentang pemilihan pelatih Timnas Indonesia, Anda perlu mengingat tentang Radojko "Raddy" Avramovic, pelatih terbaik di Asia Tenggara," imbuh dia merujuk kepada seniornya semasa mengabdi di FAS, yang telah membawa Timnas Singapura meraih tiga gelar juara Piala AFF pada 2004, 2007, dan 2012.
Sewaktu bekerja di FAS, Dejan memang banyak belajar dari Avramovic dan juga Slobodan Pavković yang menjabat sebagai Direktur Teknik FAS. Pada 2010, Dejan ditunjuk untuk membina tim NFA (National Football Academy) U-14 Singapura sekaligus asisten Pavkovic. Beberapa anak didiknya dalam program grassroot unggulan FAS, Centre of Excellence, bahkan mampu berkibar hingga tampil di luar negeri, seperti Adam Swandi di Prancis dan Mahathir Azeman di Brasil.
Pada 2011, Dejan sempat nyaris melatih Persija. Namun, rencana itu gagal karena Dejan masih terikat kontrak dengan FAS. Dejan lantas dipercaya memimpin Timnas U-19 Singapura bertarung di Piala AFF U-19 2013. Namun, akibat gagal membawa anak asuhnya lolos dari fase grup, top skorer Liga Indonesia 1995 itu lengser dari jabatannya.
Kini, pria berusia 49 tahun tersebut kembali megutarakan minatnya bekerja di Indonesia untuk melatih Timnas U-19. Dia pun menyadari keberadaan Indra Sjafri yang difavoritkan mengisi pos itu.
"Dua pelatih berkompeten untuk level U-22 dan U-19 adalah Indra Sjafrie dan saya. Kami juga memenangkan piala-piala dengan generasi pemain 1995-1996 dan sangat baik mengetahui semua timnas U-19 di Asia," tutur dia.
"Namun, siapapun pelatih yang ditunjuk Ketua PSSI Edy Rahmayadi, saya mendoakan dia sukses selalu demi kemajuan sepak bola. Maju sepak bola Indonesia!" tandas Dejan. (ira/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
