
Pasien RS Setia Budi berhamburan akibat gempa Medan, Senin (16/1).
JawaPos.com - Tiga gempa besar yang mengguncang Kota Medan dan sejumlah daerah lainnya di Sumatra Utara (Sumut) membuat warga berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.
Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah 1 Medan, Syahnan menyebutkan, gempa menggucang Medan dan sejumlah daerah lainnya terjadi tiga kali. Pertama pada pukul 19:13:30 WIB dengan kekuatan 3,9 SR. Pusatnya pada 23 km barat daya Deliserdang, dengan kedalaman 10 km.
Gempa kedua, sambungnya, berkekuatan 5,6 SR pukul 19:42:12 WIB dan pusatnya di 28 km barat daya Deliserdang yang memiliki kedalaman 10 km. Gempa ketiga, 2,3 SR pukul 19:58:37 WIB, pada 28 km timur laut Tanah Karo dengan kedalaman 10 km.
"Gempa yang dirasakan tidak hanya di Medan, tetapi di beberapa daerah lainnya di Sumut seperti di Deliserdang, Tanah Karo, dan Binjai. Untuk penyebabnya sejauh ini masih dalam analisis," tutur Syahnan yang dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group), Selasa (17/1).
Sebelumnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjabarkan, berdasarkan laporan BMKG gempa dengan kekuatan 5,6 SR dengan pusat gempa di darat di 28 km barat daya Kabupaten Deliserdang pada pukul 19.42 WIB. Sumber gempa berasal dari sesar di darat dengan kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami.
"Sebelumnya juga terjadi gempa 3,9 SR, pukul 19:13:30 WIB, dengan pusat gempa di darat pada 23 km barat daya Deliserdang dengan kedalaman 10 km. Gempa dirasakan di Medan juga," kata Sutopo.
Dia melanjutkan, Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa. Gempa dirasakan keras di Deliserdang, Binjai, dan Karo sekitar 5 hingga 8 detik. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah. Gempa juga dirasakan dengan intensitas sedang di Kota Medan. Masyarakat Kota Medan juga berhamburan keluar rumah.
"Pusat gempa cukup dekat Gunung Sinabung, karena pusat gempa berjarak sekitar 33 km timur laut dari Kabupaten Karo. Semoga tidak makin meningkatkan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung. PVMBG mengintensifkan pengamatan Gunung Sinabung dan menjadi status tetap Awas," cetusnya.
Sutupo menambahkan, berdasarkan analisis peta gempa dirasakan di sekitar Deli Serdang dan Binjai. Artinya, guncangan gempa yang dirasakan ringan hingga sedang. Diperkirakan gempa tidak berdampak pada kerusakan bangunan yang masif. Umumnya, bangunan akan rusak berat jika menerima intensitas gempa kuat.
"BPBD masih melakukan pendataan. Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Dilaporkan beberapa rumah mengalami kerusakan, namun masih pendataan. Listrik padam di Kota Berastagi dan beberapa desa di sekitar Gunung Sinabung seperti di Desa Sukandebi dan Sukatepu," pungkasnya. (ris/btr/mag-2/iil/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
