Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Januari 2017 | 05.03 WIB

Ini Cara Warga Memprotes Jalan Rusak Berat

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Inilah cara warga Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, memprotes jalan yang rusak berat dan tak kunjung diperbaiki. Yakni dengan cara mancing di kubangan jalan kabupaten Donohudan-Ketitang. Tepatnya di depan Balai Desa Dibal, kemarin. Itu dilakukan karena seluruh badan jalan pernuh kubangan yang sangat dalam.


Warga menegaskan kerusakan jalan itu semakin parah. Jika sebelumnya hanya satu lubang kecil, namun saat ini sudah menjadi puluhan lubang. Namun dari pemerintah daerah tak juga memperbaiki jalur yang sangat ramai ini.


Fajar Prasertyo, 23, mengatakan tak tahu siapa yang mengadakan aksi mancing di kubangan jalan ini. Sebab tahu-tahu ada sekolompok orang dari Dusun Dibal Lor yang membawa pancing lalu membeli ikan kemudian dipancing bersamaan.


“Ya, memang kondisi jalannya rusak parah. Tapi hingga saat ini belum juga diperbaiki,” jelas Fajar, seperti yang disampaikan wartawan Radar Solo, Senin (16/1).


Tak salah, jika warga melakukan aksi ini. Karena selain membahayakan pengguna jalan, jika terjadi hujan, kubangan itu akan dipenuhi air dan surutnya lama. Kemudian jika kering atau panas, debu yang ditimbulkan sangat mengganggu warga sekitar jalan.


Muhammad, 25 warga lain mengatakan, kubangan jalan ini  kerap tertampung air hujan dan membentuk sebuah kolam. “Aksi memancing ini untuk menyindir pelaksana tol dan dinas terkait,” ujarnya.


Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, DPU-PR Boyolali, Nyoto Widodo menilai rusaknya jalan kabupaten itu disebabkan karena dampak pembangunan jalan tol. Sebab jalan itu dipakai untuk mobilitas bahan material dengan berat tertentu, sehingga berakibat pada kerusakan jalan. “Dari pelaksana jalan tol sudah berjanji akan memperbaiki jalan-jalan yang terdampak pembangunan jalan tol,” terang Nyoto.


Sementara itu,  Kepala Desa (Kades) Dibal Budi Setiyono berharap jalan yang rusak parah ini segera diperbaiki. Sebab selain mengganggu aktifitas pasar juga berdampak pada kantor Desa Dibal. “Yang rusak parah mulai dari pasar Dibal hingga depan kantor desa,” jelasnya. (wid/edy) 

Editor: Soejatmiko
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore