
TANGGUNG JAWAB BERSAMA: Kualitas pendidikan SMA/SMK tidak hanya dibebankan pada orang tua, tapi juga pemerintah dan masyarakat.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur memiliki banyak program untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Salah satunya memberikan bantuan operasional sekolah daerah Madrasah Diniyah (Bosda Madin). Gubernur Jawa Timur Soekarwo menceritakan, lulusan Madin banyak diterima di Kairo, Yaman, Turki.
Namun, mereka tidak bisa masuk UIN karena persoalan ijazah. Diakuinya, Madin memang tak banyak mendapatkan perhatian pemerintah pusat sehingga pemprov memilih turun tangan langsung.
’’Persoalan krusialnya saat ini bukan soal miskin dan kaya, tapi soal yang diakui dan tidak diakui. Kelompok inilah yang kami rangkul,” ujar Soekarwo. Total, ada 1.097.548 tenaga dan peserta didik Madin difasilitasi dengan program Bosda Madin.
Yakni, Rp 15 ribu per orang untuk 847.866 Ula, Rp 25 ribu per orang untuk 197.139 Wustho, dan Rp 300 ribu per orang untuk 52.543 guru/ustad.Peningkatan aksesibilitas dan kualitas layanan pendidikan kejuruan ikut disoroti pemerintah provinsi.
Rasio perbandingan SMK dan SMA diharapkan mampu mencapai angka 70:30 persen demi menyiapkan tenaga kerja terampil berpendidikan menengah. ’’Sekarang sudah mencapai 65:35 persen,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Saiful Rachman.
Salah satu upaya yang ditempuh dinas pendidikan yakni optimalisasi pembangunan SMK Mini. Hingga 2017 tercatat sudah ada 270 SMK Mini dan ditargetkan terus bertambah hingga 400. Program itu berjalan enam bulan dan terkonsentrasi di pesantren.
’’Kami beri skill delapan bidang keahlian. Biayanya juga ditanggung pemprov dengan hitungan Rp 500 ribu per siswa per paket,” kata Saiful. Pada 2017, SMK Mini akan dilanjutkan dengan memberikan Bosda SMK Mini sebesar Rp 25 miliar.
Ditargetkan, ada 54 ribu siswa baru yang mengikuti program tersebut. Program yang mulai dilaksanakan pada 2014 ini diselenggarakan untuk mencetak tenaga kerja terampil dan peluang usaha baru dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di Jawa Timur.
Terwujudnya SMK Mini membuka lebar kreativitas putra/putri daerah melalui produk unggulan sekaligus menciptakan sentra usaha berbasis pesantren yang disebut pesantren-preneurship.
’’Program SMK Mini ini diberikan di hampir semua pesantren. Saya melihat program ini berpotensi mendukung pemberdayaan ekonomi syariah,” kata Soekarwo. Dana bantuan khusus siswa miskin (BKSM) turut menjadi prioritas pendidikan pada 2017.
Dengan target sasaran 52.690 siswa yang terbagi atas 22.810 siswa SMA dan 29.880 siswa SMK. BKSM yang disalurkan kepada lembaga atau sekolah sebesar Rp 65 ribu/siswa/bulan atau sebesar Rp 780 ribu/siswa/tahun.
Dana itu akan diserap dari APBD provinsi demi terus meningkatkan angaka harapan lama sekolah di Jawa Timur. APBD Jawa Timur tahun ini juga dianggarkan untuk keperluan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sehingga biayanya dipastikan gratis, termasuk penerimaan peserta didik baru (PPDB).
Mengenai proses UNBK, Saiful Rachman optimistis kabupaten dan kota mampu melaksanakannya 100 persen. ”Saat ini try out sudah dilaksanakan dengan komputer. Daerah susah sinyal akan digiring ke daerah mudah sinyal. Namun jika terlalu jauh, akan ada penjemputan peserta UN,” papar Saiful. (nad/xav)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
