
Ilustrasi
JawaPos.com - Komisi VIII DPR tidak sepakat dengan wacana Badan Perencanaan Nasional (Bappenas). Yakni, memanfaatkan dana haji untuk mendanai infrastruktur.
“Komisi delapan menolak wacana dari Bappenas untuk menggunakan dana abadi umat, dana haji itu untuk infrastruktur,” ujar Anggota Komisi VIII DPR Maman Immanulhaq di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/1).
Alasannya, jamaah itu akadnya haji. Jadi dia berpendapat bila digunakan, dana tersebut sebatas dalam rangka penyempurnaan haji.
Termasuk membentuk badan pengelolaan haji yang mengatur dana haji. Nah, pemerintah hingga kini baru memproses pengurusan pembentukan badan tersebut. Menurutnya bila badan tersebut sudah terbentuk maka dapat diketahui jumlah dana haji yang ada saat ini.
Sebab, saat ini dana haji yang ada datanya masih simpang siur. Bahkan kata Maman, ada kabar dana tersebut dibekukan sekian miliar rupiah di Giro dan sekian triliun rupiah dalam bentuk surat utang negara syariah alias Sukuk dana haji Indonesia. "Dan ketidakjelasan itu membuat kita tidak percaya uang itu dilakukan untuk apa," katanya.
Maman menambahkan, pemerintah sebaiknya lebih fokus terhadap pelayanan haji daripada mengutak-atik dana haji. "Lebih baik urus perbaikan pelayanan dan pengleolaan haji daripada menggunakan utak atik dana haji," sebut politikus PKB itu.
Dia pun berpendapat, dengan adanya wacana tersebut, menjadi bentuk kemalasan dati birokrasi Indonesia untuk mengoptimalkan pemasukan negara. "Jangan cari dana dengan gampangan dan main comot atau tinggal ambil yang ada," pungkas Maman. (dna/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
