
PERHATIAN: Nur Fauziyah membimbing anak-anak berkebutuhan khusus yang sedang bermain angklung di Universitas Muhammadiyah Gresik.
Nur Fauziyah tiba-tiba jatuh hati kepada anak-anak kurang beruntung. Pernah tidur bersama anak-anak jalanan semasa kuliah, dia mendirikan PKPABK di Unmuh Gresik.
EKO HENDRI SAIFUL
DELAPAN anak tengah asyik memainkan angklung. Mereka lucu-lucu. Salah seorang anak iseng membunyikan alat musik itu. Anak lain tertawa. Mereka girang dan ceria.
Tingkah polah anak-anak tersebut membuat Nur Fauziyah tersenyum. Perempuan 38 tahun itu berusaha meredakan tawa mereka. Namun, kewalahan. Anak-anak kian ramai. Gara-gara berebut angklung, anak-anak berkebutuhan khusus tersebut malah hampir bertengkar.
”Ini memang mainan favorit anak-anak. Mereka suka musik,” kata Nur pekan lalu. Dosen matematika di Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Gresik itu memperlihatkan beberapa alat musik di kampusnya. Ada gamelan, angklung, suling, dan sebagainya.
Alat-alat tersebut, kata ibu satu anak itu, memang menjadi aset anak-anak difabel. Pengelolanya PKPABK Unmuh Gresik. Melalui beragam peralatan, anak-anak diajari kreatif. Mulai bermain musik, komputer, hingga menulis.
Sebenarnya PKPABK belum genap setahun. Namun, manfaatnya bagi anak-anak difabel di Kota Pudak cukup besar. Setidaknya sudah ada 84 ABK yang bergantian berkunjung setiap hari. Mereka belajar dengan didampingi guru dari berbagai bidang.
Anak-anak itu datang dari berbagai kalangan. Baik keluarga mampu maupun miskin. Namun, PKPABK tidak mempersoalkannya. ”Kami tidak pernah mematok biaya dari wali murid. Seikhlasnya,” ungkap mantan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tersebut. Nur punya peran besar dalam perjalanan PKPABK. Kemajuan pusat kajian itu bergantung pada aksinya yang notabene sebagai penggagas.
Membangun PKPABK sama dengan merangkai ribuan cerita. Semuanya berawal saat perempuan pengagum Dahlan Iskan itu berkuliah di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Semasa belajar, dia bertemu dengan seorang anak jalanan yang masih balita. Dia diasuh orang tuanya di trotoar.
Hati Nur trenyuh. Istri Muhammad Amin itu lantas mendekati dan menggendongnya. Keinginannya menolong muncul. Setelah itu, dia berkomitmen membantu para anjal di Surabaya. Nur bahkan tidak mau tanggung-tanggung. Untuk mendekati, dia melakukan banyak cara. Termasuk menemaninya tidur berkali-kali. Dari situlah Nur tahu. Apa sebenarnya masalah anak-anak jalanan tersebut.
”Mereka sebenarnya punya rumah. Namun, tak mau pulang gara-gara ada problem,’’ ucapnya. Setelah lulus kuliah, dia pulang ke Gresik dan melamar menjadi dosen di Unmuh.
’’Saat di Gresik, saya sudah tidak lagi bertemu anjal. Tapi, malah ABK,” katanya kesal. Empatinya tergerak. Dia ingin mendirikan sebuah pusat kajian ABK di Unmuh. Anak-anak itu harus bisa bersekolah, belajar, sampai bekerja. ”Saya prihatin. Apalagi, banyak yang anak orang tidak mampu,’’ paparnya.
Nur lantas berkomunikasi dengan kampusnya. Niatnya disetujui. PKPABK dibentuk pada 2016. Saat itu Nur mengaku mengalami kesulitan membuat modul. Dia tidak punya pengalaman. Sebab, masa studinya lebih banyak dihabiskan untuk menekuni ilmu matematika. Nur yang juga mahasiswa S-3 di Unesa itu lantas memutuskan membuat modul sendiri.
”Tak mungkin jalan sendiri. Saya ajak teman dosen dan mahasiswa,’’ tambahnya. Kini pusat kajian yang dipimpinnya mulai ramai. Kepedulian mahasiswa kepada ABK semakin besar. Mereka rela meluangkan waktu untuk mengajar anak-anak yang membutuhkan perhatian.
Sembari beraksi, Nur berpikir panjang. Dia ingin semua problem ABK terpecahkan. Bukan hanya persoalan pendidikan. Sebab, kesehatan dan keahlian menjadi kunci semangat anak-anak. Salah satu langkahnya adalah menggandeng banyak kalangan untuk peduli.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022