
BARENG- BARENG: Cak War meniup lilin kue ulang tahun bersama anggota komunitas Gresik Sumpek Minggu (15/1) di WEP.
JawaPos.com – Komunitas Gresik Sumpek (Suara Masyarakat Peduli Kota) genap berusia 7 tahun. Komunitas Facebook yang beranggota lebih dari 200 ribu orang itu mengadakan syukuran Minggu (15/1) di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP).
Beragam kuliner khas Kota Giri tersaji. Dihadiri berbagai kalangan, komunitas Gresik Sumpek mengadakan syukuran bersama. Di antaranya, komunitas Gresik Ekspresi, Blogger Gresik, serta Cak dan Yuk Gresik 2016.
Mereka bersama-sama mengucap harapan sembari memotong tumpeng. ’’Semoga ke depan bisa lebih baik,’’ kata Ketua Gresik Sumpek Warsito Elem.
Ulang tahun kali ini begitu meriah. Kuliner khas tradisional Kota Wali dibawa anggota komunitas. Mulai kue pudak, minuman legen, dan beragam kuliner lain.
Setiap anggota wajib membawa satu kuliner khas Kota Giri. ’’Sekalian mengajak untuk melestarikan kuliner lokal,’’ lanjut Cak War, sapaan akrab Warsito.
Cak War pun bercerita. Tujuh tahun lalu, tepatnya Januari 2010, sejumlah pemuda Kota Giri merasa daerahnya tidak banyak berkembang.
Dari situ, muncul semangat membentuk komunitas Gresik Sumpek. ’’Sebagai wadah aspirasi masyarakat dan pemuda Gresik,’’ jelasnya.
Tujuh tahun, lanjut Cak War, tentu bukan perjalanan singkat. Butuh loyalitas dan kepedulian yang tinggi untuk mempertahankan komunitas.
Apalagi, jumlah anggotanya begitu besar. ’’Semoga partisipasi masyarakat bisa lebih baik,’’ ucap lelaki asal Pulopancikan itu.
Siti Hasiseh, seorang anggota Gresik Sumpek, menyatakan bahwa banyak hal yang berubah selama tujuh tahun. Sebagian anggota masih kurang bisa mengontrol posting-an yang kurang baik.
Namun, banyak pula yang mampu memberikan informasi dan posting-an mendidik. ’’Semoga ke depan bisa lebih baik,’’ ungkapnya.
Syaila Septig Febiola, peserta pemilihan Yuk 2016, menilai Gresik Sumpek banyak memberikan manfaat. Selain menampung aspirasi masyarakat, Gresik Sumpek menjadi wadah silaturahmi antaranggota.
Syaila berharap bisa menggandeng Gresik Sumpek untuk kegiatan-kegiatan Cak dan Yuk. Sebab, Cak dan Yuk juga harus bisa berbaur dengan komunitas.
’’Jadi bisa lebih dekat dengan masyarakat. Terutama dalam hal promosi wisata lokal,’’ tuturnya. (adi/c15/roz/sep/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
