Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Januari 2017 | 21.30 WIB

Banyak TKA Ilegal, Menaker Harus Bertanggungjawab

Petugas Imigrasi mendata TKA ilegal asal Tiongkok di Bogor. - Image

Petugas Imigrasi mendata TKA ilegal asal Tiongkok di Bogor.

JawaPos.com - Masih besar masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok dikhawatirkan bakal memicu pengangguran warga Indonesia. Lapangan kerja di sektor informal saat ini mulai banyak diisi pekerja asal Tiongkok. Padahal, sangat banyak masyarakat yang bekerja di sektor tersebut.

Adapun TKA asal Tiongkok tidak hanya jadi buruh pabrik ataupun penambang emas. Bahkan ada juga yang menjadi petani cabai. Saat ini, warga Indonesia banyak yang terpaksa bekerja di luar negeri sebagai TKI atau TKW. Kerja jadi pembantu karena sulitnya mendapatkan kerja di sini.

"Belum lagi banyak juga yang disiksa majikannya di luar negeri. Kok saat ini, banyak TKA asal China, ke sini tanpa keahlian apa-apa, kerja di sini,” ujar Ketua Umum DPP Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Roem Kono, di Jakarta, Minggu (15/1).

Roem Kono mengatakan Kemenaker harus bertanggungjawab dengan munculnya persoalan tersebut. ”Kita punya Kemenaker, kok masalah seperti ini tidak bisa diurus. Tidak bisa mengawasi. Masalah pekerja asing ilegal, bukan hanya tugas imigrasi saja, tapi juga Menteri Tenaga Kerja," katanya diberitakan INDOPOS (Jawa Pos Group).

"Saya tidak menolak TKA, asalkan hal itu sepanjang untuk kepentingan bangsa kita. Jangan asal TKA, apalagi yang masuk membawa paham ke kiri-kirian,” tukasnya.
 Lebih lanjut Roem Kono mengatakan, MKGR  lahir 57 tahun lalu, untuk mempertahankan Pancasila. Yakni disaat kondisi munculnya paham ke kiri-kiran. Dan kesenjangan ekonomi yang tinggi. ”Kalau ada siapapun yang membawa paham yang tidak sesuai Pancasila, kami tolak,” ujarnya.

Lanjut Roem Kono, pihaknya bersama-sama pemerintah juga akan ikut membangun bangsa. Saat ini, menurutnya, kebijakan pemerintah sangat berpihak kepada rakyat kecil. Pembangunan-pembangunan infrastruktur dilakukan hingga pedesaan. (dai/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore