
Rumah kediaman keluarga I Ketut Nata
JawaPos.com - Laporan hilangnya tiga anggota keluarga di Banjar Jasan, Desa Sebatu Kecamatan Tegalalang, yang terdiri dari sang ayah, I Ketut Nata, 47, ibu Ni Nyoman Suniari, 46, dan kakak sulung Ni Wayan Yunita, 24, hingga Minggu (15/1) belum menemukan titik terang. Meski polisi telah memeriksa tiga orang saksi, tetap belum membuahkan hasil.
Kapolsek Tegallalang, AKP Gede Ardana menyatakan baru memeriksa tiga orang saksi. “Tapi belum ada hasilnya,” ujar Gede Ardana, seperti dikutip Jawa Pos Radar Bali, Minggu (15/1).
Menurut Ardana, kepolisian masih melakukan pencarian kemana pengusaha patung kayu itu pergi. Ditanya soal dugaan utang-piutang, AKP Ardana belum bisa menjawa sejauh itu. Di bagian lain, salah seorang mantan karyawannya, I Wayan Nasa, asal Karangasem, mengaku sejak Agustus 2016 lalu, bosnya I Ketut Nata hanya bilang pergi saja.
“Hanya bilang luwas (pergi).Tapi tidak tahu kemana. Saya waktu itu tidak terlalu ambil pusing yang penting kerja,” jelas Nasa, ditemui di depan rumah keluarga tersebut.
Saat mengetahui bosnya itu tidak pernah pulang, Nasa bersama kurang lebih 10 karyawannya langsung pergi juga. “Kami langsung berhenti bekerja, karena tidak ada yang membayar kami. Kalau anaknya yang paling kecil (Bonita) tidak tahu-menahu,” terang Nasa yang kini jadi tukang cat di Tegalalang itu.
Lanjut Nasa, saat bosnya berjaya, sudah biasa melakukan transaksi ekspor. “Biasa, mobil kargo ke sini ambil barang,” aku pria yang bekerja sejak 15 tahun lalu itu. Tapi pesanan mulai berkurang dan pasokan makin seret.
Nasa sendiri sempat mendengar bahwa bosnya punya urusan utang-piutang. “Katanya begitu, tapi saya tidak berani memastikan, itu kan urusan bos,” jelasnya.
Di bagian lain, rumah berlantai III di Banjar Jasan kini kosong. Putri sulung yang melaporkan orang tua dan kakaknya itu juga ditinggal. Namun, si sulung, Bonita masih kuliah dan tinggal di Denpasar.
Sementara itu, rumor mengenai masalah utang-piutang itu pun beredar gencar di tetangga sekitar rumah keluarga itu. “Mereka biasa dicari sama debt collector,” ujar salah satu warga yang mengaku teman sekolah dari bos patung kayu itu. Sumber lain di lingkup kepolisian menyebutkan, jika si bos kayu itu saat ini diketahui berada di Kalimantan.
Seperti diketahui, sebelumnya satu keluarga dilaporkan hilang oleh Ni Kadek Bonita, 23, warga Banjar Jasan, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang.
Dia melaporkan keluarganya tidak pulang-pulang sejak bulan Agustus 2016 lalu ke Mapolsek Tegallalang, Kamis lalu (12/1).
Berbulan-bulan Bonita mencari kedua orang tua serta kakaknya itu. Dalam laporannya, Bonita mengungkapkan bahwa orang tua dan kakak meninggalkan rumah tepatnya pada 29 Agustus 2016 pukul 09.00.
Ketika itu, Bonita yang sedang menghaturkan sesajen. Disaat bersamaan, dia melihat keluarganya itu masuk ke dalam mobil.
Bonita sempat menghampiri keluarganya yang sudah berada di dalam mobil. Juga sempat bertanya kepada ibunya. Waktu itu bapaknya menjawab mau pergi ke notaris. Setelah itu keluarga itu menghilang dan sampai sekarang belum balik.
Sekian bulan Bonita mencoba mencari keluarganya, namun semua komunikasi terputus. Bahkan, telepon orang tua maupun saudara tidak bisa dihubungi. Sampai akhirnya Bonita melaporkan kehilangan anggota keluarganya pada pihak kepolisian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
