
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
JawaPos.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau agar demonstrasi yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) di Mabes Polri tidak anarkis. Dia berharap agar aksi itu tidak melenceng dari tujuannya.
"Kita harap mereka-mereka yang melakukan demo mematuhi aturan yang berlaku, tidak anarkis, tidak melakukan pengrusakan-pengerusakan fasilitas sosial dan demonstrasi itu betul-betul menyampaikan aspirasi bukan untuk tujuan-tujuan yang lain," tuturnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/1).
Ya, Lukman tidak melarang FPI untuk melakukan demo. Sebab, warga negara memiliki hak untuk mengekspresikan aspirasi politiknya di dalam negara demokrasi seperti Indonesia. Bahkan, demonstrasi diatur dalam konstitusi.
Akan tetapi, demonstrasi itu tidak boleh menyimpang dari aturan yang berlaku. "Tentunya kita semua mengimbau, baik yang demo maupun aparat penegak hukum, betul-betul taat hukum sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi pihak manapun," sebut Lukman.
Lebih lanjut dia mengatakan, Kementerian Agama tidak dalam ranahnya masuk wilayah hukum karena itu kewenangan aparat penegak hukum. Karenanya, Lukman hanya bisa mengimbau atau melalukan tindakan preventif.
Kendati demikian, politikus PPP itu menegaskan bahwa agama digunakan untuk menyatukan di antara keragaman. Setiap agama menyampaikan pesan yang sama bagaimana semua pihak tetap hidup rukun, damai dan sebagainya.
"Bukan agama dijadikan faktor untuk memecah belah di antara kita. Ini terus menerus kita lakukan tidak hanya tokoh agama dan ormas Islam tapi kepada semua," pungkas Lukman
Sebagaimana diketaui, FPI menggelar aksi ke Mabes Polri. Mereka menuntut Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar mencopot Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan karena dianggap sebagai polisi preman. Apalagi semenjak kasus penistaan lambang negara oleh Habib Rizieq Shihab diusut. (dna/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
