
KICAU MERDU: Sukardi bersama jalak bali hasil penangkaran di Cileungsi, Bogor.
Menangkarkan jalak bali bukanlah perkara gampang. Selain harus punya izin resmi, penangkar harus telaten merawat burung incaran kolektor itu. Justru berawal dari hobi, Sukardi kini sukses membangbiakkan burung langka tersebut.
ILHAM WANCOKO, Bogor
SUARA riuh rendah membahana dari sebuah rumah di Perumahan Griya Kenari Mas, Cileungsi, Bogor. Semakin dekat, suara kicau burung bersahutan kian nyaring.
Begitu masuk ke rumah yang dicat warna teduh itu, terlihat burung-burung berjingkrakan di kandang berukuran 2 x 4 meter. Suaranya merdu seperti ingin menghibur tamu.
Di salah satu sudut, Sukardi tampak sedang meloloh anakan jalak bali. Makanannya jangkrik. Sesekali Sukardi bersuit, anakan jalak bali itu langsung merespons dengan membuka paruhnya lebar-lebar.
Hap, jangkrik pun langsung ditelan. ”Iya, begini ini cara meloloh jalak bali itu,” ujarnya.
Di penangkarannya, saat ini Sukardi memiliki lebih dari seratus ekor jalak bali. Belum lagi jalak bali yang ditangkar di empat lokasi lain di bawah koordinasinya.
”Saya juga membantu empat teman untuk menangkarkan jalak bali. Nanti anakannya dibagi 50:50. Hitung-hitung ikut membantu agar dapur terus mengepul,” ujarnya.
Untuk sepasang jalak bali anakan usia tiga bulan, harganya bisa Rp 6 juta. Sedangkan sepasang jalak bali indukan bisa lebih dari Rp 15 juta.
Sukardi juga turut dalam konservasi jalak bali dengan menyerahkan 10 persen yang dikembangbiakkan untuk dilepasliarkan atau untuk kebun binatang.
”Misalnya bila Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mau melepasliarkan atau untuk kebun bintang juga bisa,” tutur lelaki kelahiran Wonogiri tersebut.
Pendiri UD Kere Ayem Bird Farm itu baru mendapatkan penghargaan terbaik satu kategori penangkar jalak bali dari BKSDA. Keberhasilan suami Riska Ardwita tersebut tidak diraih dalam sekejap.
Dia memulainya pada 2003. ”Awalnya saya hobi ikut lomba burung,” terang pensiunan pegawai Taman Buah Mekarsari itu.
Saat menggeluti hobi burung dan mengikuti lomba, waktu untuk keluarga sangat minim. Senin hingga Jumat dia bekerja di Taman Buah Mekarsari.
Lalu, Sabtu digunakan untuk menyiapkan burung yang ikut lomba pada Minggu. ”Beberapa tahun begitu terus, akhirnya istri protes,” ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
