
FINIS PERTAMA: Bintang asal Australia dari tim Orica-Scott Caleb Ewan sempat menengok ke belakang jelang finis People’s Choice Classic, pembuka Tour Down Under 2017, di Adelaide (15/1).
JawaPos.com - Bintang muda Australia Caleb Ewan kembali membuktikan kehebatannya dalam adu sprint. Di ajang kriterium People's Choice Classic di Adelaide Minggu kemarin (15/1), pembalap Orica-Scott itu sukses meraih kemenangan.
LAPORAN AZRUL ANANDA dari Adelaide
------
Pembalap 22 tahun berdarah Korea tersebut mengalahkan pasangan cepat Bora-Hansgrohe, Sam Bennett dan sang juara dunia Peter Sagan.
People's Choice Classic selalu menjadi ajang pembuka cycling dunia. Minggu kemarin, lomba mengelilingi taman kota sebanyak 22 kali, menempuh jarak total 50,6 km.
Sesuai sejarahnya, lomba ini selalu menjadi ajang pamer para sprinter terbaik dunia. Tahun lalu, Caleb Ewan merebut kemenangan, lalu mengulanginya lagi tahun ini. Mengukuhkan posisinya sebagai salah satu superstar sprinter dunia.
Peter Sagan, sang juara dunia 2015 dan 2016, memang disebut sebagai salah satu pesaing utama Ewan. Di ajang kemarin, pembalap Slovakia itu selalu berada di barisan depan. Dan Bora-Hansgrohe punya dua opsi sprint. Sagan dan Bennett.
Sprint train Bora-Hansgrohe kemarin adu kekuatan melawan ''kereta'' Orica-Scott. Walau jumlah pembalap Bora-Hansgrohe lebih banyak di putaran-putaran akhir, Ewan tetap mendapatkan lead out istimewa dari ''tukang tarik'' terakhirnya, Roger Kluge.
Ewan pun melarikan diri menjelang finis, sama sekali tanpa gangguan dari yang lain. Sagan sempat berada di urutan kedua, tapi lantas disalip Sam Bennett di garis finis.
Padahal, ini adalah lomba pertama Kluge bersama Orica-Scott. ''Ini lomba pertama kami bersama dan dia mengantarkan saya dengan sempurna,'' puji Ewan.
Usai lomba, Ewan mengaku puas bisa mengalahkan Sagan. ''Rasanya menyenangkan. Karena saat ini dialah pembalap terbaik di dunia. Bisa mengalahkan dia dalam sprint rasanya luar biasa,'' ucapnya.
Sementara itu, Sagan mengaku cukup puas dengan hasil tersebut. Paling tidak, ini menunjukkan bahwa form-nya di awal tahun sudah lumayan. ''Ini baik. Tidak superbaik, tapi oke lah,'' katanya.
Dengan hasil tersebut, Ewan mengaku optimistis menghadapi Tour Down Under 2017 yang secara resmi baru dimulai Selasa besok (17/1). Dari total enam etape, ada beberapa yang akan berakhir dengan sprint. Ewan berharap bisa merebutnya. ''Saya merasa sangat percaya diri menghadapi balapan dalam seminggu ke depan,'' tandasnya.
Senin hari ini (16/1) para pembalap akan istirahat dulu. Mereka akan berlatih ringan, mengecek lagi tanjakan-tanjakan atau rute-rute penting di sekitar Kota Adelaide.
Selasa besok, etape 1 dimulai di Unley, menempuh jarak 145 km menuju Lyndoch. Ini etape sprint sehingga battle Ewan versus Sagan bisa kembali terulang. (*)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
