
TEDUH: Paus Fransiskus (kanan) menerima Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri) di Vatikan Sabtu waktu setempat (14/1).
JawaPos.com - Vatikan mengakui Palestina sebagai negara bukan hanya dengan kata-kata. Sabtu lalu waktu setempat (14/1), Palestina membuka kedutaan besar di Vatikan. Pembukaan tersebut dihadiri Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Sebelum pembukaan, Abbas sempat bertemu dengan Paus Fransiskus. Lokasi Kedutaan Besar Palestina itu tepat berada di seberang jalan dari gerbang utama kota.
''Kedutaan besar ini adalah tempat kebanggaan kami. Kami harap semua negara di dunia akan mengakui negara Palestina. Sebab, pengakuan tersebut akan membawa kita lebih dekat kepada proses perdamaian,'' ujar Abbas setelah bertemu dengan Paus Fransiskus.
Vatikan menyebut Palestina sebagai negara pada 2012. Namun, mereka baru mengakui Palestina sebagai sebuah negara yang berdaualat pada 2016. Vatikan juga mendukung pembicaraan damai antara Israel dan Palestina dilakukan dengan metode solusi dua negara.
Pembukaan Kedutaan Besar Palestina itu hanya berselang sehari sebelum pelaksanaan konferensi perdamaian Israel-Palestina yang digelar di Paris, Prancis. Sekitar 70 menteri luar negeri hadir di pertemuan itu untuk melakukan pembahasan. Termasuk di antara mereka Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry, perwakilan dari PBB dan negara-negara Uni Eropa, serta Liga Arab.
Tidak ada perwakilan Israel maupun Palestina dalam pertemuan tersebut. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menolak adanya konferensi tersebut. Pemimpin garis keras itu menyebut itu sebuah kecurangan terhadap negara Yahudi. Di pihak lain, Palestina justru menyambut baik.
Usaha perdamaian dua negara jalan di tempat sejak April 2014. Namun, bisa jadi konferensi kali ini bakal bernasib sama. Sebab, presiden terpilih AS Donald Trump memiliki rencana untuk memanaskan situasi begitu dirinya dilantik nanti. Yaitu, memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Jerusalem Timur. Padahal, wilayah tersebut diakui dunia sebagai milik Palestina. Begitu Palestina diakui sebagai negara yang berdaulat, Jerusalem yang merupakan kota suci agama Yahudi, Nasrani, dan Islam akan menjadi ibu kota negara tersebut. (AFP/Aljazeera/sha/sof)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
