Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Januari 2017 | 14.57 WIB

Hanya Belajar dari Google, Jutaan Masuk ke Rekening, Ternyata Haram

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

JawaPos.com - Kemudahan mencari informasi dan berinteraksi melalui internet dimanfaatkan Mulyanto, warga Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Madiun, Jatim untuk mencari rezeki. Hanya saja, apa yang dilakukannya adalah bisnis haram yang melanggar aturan. Berjudi!.



Bermodal smartphone, pria 36 tahun itu berhasil meraup komisi Rp 200 ribu setiap putaran. "Komisinya langsung ditransfer ke rekening saya,'' ungkap Mulyanto saat diamankan di Polres Madiun, Jawa Timur, Minggu (15/1). 



Dalam sebulan, Mulyanto bisa mengecer judi togel online tersebut hingga lima kali putaran. Dengan begitu, dalam satu bulan sedikitnya dia meraup Rp 1 juta. Namun, karena komunikasi dengan bandar hanya dilakukan via online, dia mengaku tak tahu siapa persisnya yang rajin mentransfer ke rekeningnya. 



Dia berdalih baru menjalani bisnis haram itu sejak dua bulan terakhir. "Awalnya, saya diberi tahu teman soal alamat website judi togel online. Saya pun rajin-rajin browsing di Google, ternyata komplet. Cara-caranya juga ada,'' terangnya.



Mulyanto memutuskan menjadi pengecer judi online karena desakan ekonomi. Pekerjaan yang hanya sebagai kuli bangunan tidaklah cukup untuk membiayai kebutuhan keluarga. Apalagi, salah seorang di antara tiga anaknya kini baru masuk ke jenjang SMA. Karena itu, dia menjadi gelap mata dengan kemudahan menjalankan bisnis haram tersebut. "Namanya juga orang susah. Jadi, harus melakukan apa saja demi dapat duit,'' ujarnya.



Kasubbaghumas Polres Madiun AKP Paidi menyatakan, meski baru dua bulan, tersangka memiliki jaringan untuk memasarkan nomor togel itu. Dia dengan mudahnya menjual dan mengirimkan nomor pasangan togel melalui website yang diaksesnya via handphone. 




"Zaman sekarang sudah maju. Jadi, untuk mengelabui petugas, mereka bertransaksi melalui online,'' katanya. Menurut Paidi, bandar judi togel online hingga kini masih dalam pengejaran. (mg6/fin/c5/end) 


Editor: Thomas Kukuh
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore