
Ilustrasi
JawaPos.com - Eddy Itlay, seorang pria paroh baya ditemukan meninggal dunia di pangkalan ojek dekat Kantor Kelurahan Trikora Dok V Atas, Distrik Jayapura Utara, Sabtu (14/1). Korban diketahui merupakan warga Dok V Atas, tepatnya warga Jalan Sabang Merauke yang kesehariannya sebagai tukang parkir di depan pertokoan yang ada di Jalan Lumba–Lumba.
Dari kronologis kejadian, awalnya saksi Agus melihat korban selesai kerja parkir dan membeli kopi di toko kopi prima kemudian duduk minum kopi di pangkalan ojek beserta temannya Neles. Selang beberapa lama korban mengeluh kepada Neles jika dadanya sedang sakit sesak.
Kemudian korban berjalan menuju kios daging dan menurut saksi Basilius korban setelah menuju kios daging langsung duduk di kursi. Tidak begitu lama, korban berjalan ke belakang untuk mencuci muka dan membasahi kepalanya. Selanjutnya korban jalan keluar dan setibanya di jalan depan kios daging korban langsung tidur.
Kemudian melintas sebuah mobil avanza hitam melewati jalan tersebut, namun karena jalan tersebut terhalang oleh korban sehingga meminta saksi Basilius yang ada di seputaran tempat tersebut, untuk membangunkan korban. Tetapi korban tidak bangun-bangun, sehingga saksi melaporkan hal tersebut ke pos polisi.
“Anggota Patmor Pos Lumba yang menerima laporan dari masyarakat itu, langsung menuju Kantor Kelurahan Trikora Dok V bahwa telah menemukan seseorang yang tengah terbaring di jalan dan sudah tidak bernyawa.”ungkapnya Sabtu (14/1) kemarin.
Setelah melihat korban, kata Jahja, anggota Patmor Pos Lumba-Lumba menghubungi piket jaga Polsek Jayapura Utara. Namun mayat sudah dibawa oleh anggota patmor pos lumba-lumba dengan menggunakan mobil pikap masyarakat ke RSUD Jayapura.
“Anggota Polsek Japut yang dipimpin Kapolsek Japut AKP Piter Kendek.S.Sos. MM beserta anggota tiba di ruang UGD RSUD Jayapura dan langsung mencari dan memberitahukan keluarga dan melaporkan kejadian,”katanya
sebagaimana dilansir dari Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group).
Menurutnya, setelah diperiksa beberapa saat mayat dipindahkan ke kamar jenazah RSUD Jayapura sambil menunggu keluarga dan untuk tindakan selanjutnya. Tidak lama keluarga korban datang ke RSUD Jayapura dan setelah mengetahui kematian korban dan menjelaskan bahwa memang korban mempunyai riwayat penyakit asma dan atas permintaan keluarga mayat tidak diotopsi hanya dilakukan visum luar saja.
“Atas permintaan keluarga jenazah dibawa pulang ke rumah duka, hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan bekas miras dari korban, menurut keluarga korban korban ada riwayat penyakit Asma.”jelasnya. (jo/tri/sad/JPG)

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
