
Ilustrasi
JawaPos.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) terus mencari aktor intelektual pembakaran markas Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi menilai, 12 orang pelaku yagn ditahan sejak kemarin bukanlah otaknya.
Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan menegaskan akan menindak tegas pelaku dan tak akan tebang pilih. "Kami sudah menahan 12 orang pelaku, tapi ini bukan otaknya. Saat ini masih kami selidiki dan dalami pelaku intelektualnya," kata Anton, Minggu(15/1).
Anton menegaskan, pengrusakan dan pembakaran markas GMBI oleh simpatisan ataupun anggota FPI terkait isu pengeroyokan anggota FPI dan kendaraan milik FPI. "Padahal bukan anggota GMBI yang melakukan tetapi ada ormas lainnya, dan saat ini sudah diproses di Mapolrestabes Bandung," tandasnya.(nif/rmol/mam/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
