
Wali Kota M Rudi (Kanan) berjabat tangan dengan Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto (tengah) dan Zainal Abidin (kiri) usai penandatanganan rancangan KUA PPAS APBD Batam 2017.
JawaPos.com - Imbas dari keegoan legislatif dan dan eksekutif yang belum juga mengetok palu APBD 2017, berdampak besar terhadap kesejahteraan tenaga honorer yang bertugas di linkungan Pemko Batam.
Hingga saat ini APBD Kota Batam belum kunjung disahkan. Sehingga Wali Kota Wali Kota Batam Muhammad Rudi tidak berani mencairkan gaji para tenaga honorer tersebut. Rencananya para tenaga tidak tetap itu akan digaji setelah APBD benar-benar sampai di Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) dan disetujui.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, pihaknya tak bisa membayar gaji pegawai yang bukan permanen atau honorer sebelum ada kepastian APBD. Namun untuk gaji pegawai permanen atau PNS sudah bisa dibayar dengan diterbitkan Perwako beberapa waktu lalu. "Yang bukan permanen tak boleh dibayar sampai APBD disahkan," kata Rudi yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Senin (16/1)
Menurut dia, jika Pemko tetap nekat membayar gaji honorer, dipastikan akan bertentangan dengan aturan yang ada. Karena itu, ribuan honorer Pemko diminta bersabar. "Risikonya besar kalau kita cairkan. Jadi kita tunggu saja APBD," ujarnya.
Rudi yakin jika APBD Kota Batam akan disahkan seminggu kedepan. Hal itu setelah adanya penadatangan KUA-PPAS minggu lalu bersama DPRD Kota Batam. "Mudah-mudahan Senin, Selasa atau Rabu sudah disahkan. Jadi nanti gaji mereka tak akan terlambat," jelas Rudi.
Dikatakannya, APBD 2017 yang sudah disahkan oleh DPRD akan dikirim ke Gubernur Kepri untuk dipelajari. Setelah mendapat rekomendasi dari Gubernur, barulah APBD bisa digunakan sesuai aturan. "Tak sampai ke Kemendagri, hanya sampai Gubernur untuk dipelajari. Doakan saja, APBD bisa secepatnya diketok," harap Rudi mengakhiri.
Adapun jumlah honorer di Pemko Batam saat ini lebih dari 5000 orang. Jika gaji seorang honorer sebesar UMK Kota Batam atau sekitar Rp 2,9 Juta sebulan. Maka gaji yang harus dibayarkan Rp 15 Miliar.
Kabag Humas Pemko Batam Ardiwinata mengakui honorer daerah Pemko Batam memang gajian di awal bulan. Sampai sekarang, memang belum terima gaji. "Mereka terima gaji di awal bulan. Memang sangat telat, tetapi mau bagaimana lagi," katanya. (ian/she/iil/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
