
TERGENANG: Kondisi air yang menggenang hingga empat hari ini belum surut
JawaPos.com- Banjir yang menimpa warga di Kecamatan Ploso, Jombang meluas. Intensitas hujan yang cukup tinggi yang mengguyur Kota Santri itu sejak tiga hari terakhir tidak hanya mengakibatkan banjir di Desa Rejoagung. Namun, banjir juga menggenangi Desa Losari, Desa Bawangan, dan Desa/Kecamatan Ploso. Bahkan, banjir melanda Dusun Kedunglempuk, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.
Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Jombang di lokasi, empat desa yang menjadi langganan banjir tersebut meliputi Desa Losari, Desa Bawangan, Desa Ploso, dan Desa Rejoagung. Banjir juga terjadi di Dusun Kedunglempuk.
Faktor penyebab banjir di dua kecamatan tersebut hampir sama. Yakni, air yang mengalir di antara dua desa itu tak terbendung ketika hujan deras. Kondisi tersebut diperparah dengan hujan susulan selama dua hari terakhir. ”Sudah dua hari ini, banjir belum surut. Ini disebabkan jalur air Sungai Genting yang melintas di Desa/Kecamatan Ploso meluap,” ujar Deni Purbaya, 40, salah satu warga.
Sambil membersihkan rumahnya, dia mengaku enggan pindah atau mengungsi. Meski, kondisi ketinggian air cukup meresahkan. ”Iya, ini kaki mulai gatal-gatal, tapi sudah biasa. Setiap tahun kalau hujan dua hari tanpa henti, kondisinya selalu seperti ini,” katanya.
Menurut dia, selama dua hari ini, belum ada uluran tangan, baik dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah. ”Memang belum turun kok mereka,” keluhnya. Padahal, dari kondisi yang dirasakan, warga sebenarnya sangat membutuhkan air bersih. ”Bukan hanya di sini (Ploso, Red) yang banjir. Di desa lain seperti Bawangan, Losari, dan Rejoagung juga banjir,” ungkapnya.
Di antara empat desa tersebut, kondisi yang cukup parah terlihat di Desa/Kecamatan Ploso. Sebab, rumah warga yang terdampak langsung berhadapan dengan sisi sungai. Sementara itu, kondisi air di Desa Bawangan, Rejoagung, dan Losari mulai surut. Hanya, ada beberapa rumah yang masih terendam dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter. Akibatnya, aktivitas warga sempat tersendat. (ang/bin/c5/ano)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
