Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Januari 2017 | 03.36 WIB

LIma Desa di Jombang Kebanjiran

TERGENANG: Kondisi air yang menggenang hingga empat hari ini belum surut - Image

TERGENANG: Kondisi air yang menggenang hingga empat hari ini belum surut


JawaPos.com- Banjir yang menimpa warga di Kecamatan Ploso, Jombang meluas. Intensitas hujan yang cukup tinggi yang mengguyur Kota Santri itu sejak tiga hari terakhir tidak hanya mengakibatkan banjir di Desa Rejoagung. Namun, banjir juga menggenangi Desa Losari, Desa Bawangan, dan Desa/Kecamatan Ploso. Bahkan, banjir melanda Dusun Kedunglempuk, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.



Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Jombang di lokasi, empat desa yang menjadi langganan banjir tersebut meliputi Desa Losari, Desa Bawangan, Desa Ploso, dan Desa Rejoagung. Banjir juga terjadi di Dusun Kedunglempuk.



Faktor penyebab banjir di dua kecamatan tersebut hampir sama. Yakni, air yang mengalir di antara dua desa itu tak terbendung ketika hujan deras. Kondisi tersebut diperparah dengan hujan susulan selama dua hari terakhir. ”Sudah dua hari ini, banjir belum surut. Ini disebabkan jalur air Sungai Genting yang melintas di Desa/Kecamatan Ploso meluap,” ujar Deni Purbaya, 40, salah satu warga.



Sambil membersihkan rumahnya, dia mengaku enggan pindah atau mengungsi. Meski, kondisi ketinggian air cukup meresahkan. ”Iya, ini kaki mulai gatal-gatal, tapi sudah biasa. Setiap tahun kalau hujan dua hari tanpa henti, kondisinya selalu seperti ini,” katanya.



Menurut dia, selama dua hari ini, belum ada uluran tangan, baik dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah. ”Memang belum turun kok mereka,” keluhnya. Padahal, dari kondisi yang dirasakan, warga sebenarnya sangat membutuhkan air bersih. ”Bukan hanya di sini (Ploso, Red) yang banjir. Di desa lain seperti Bawangan, Losari, dan Rejoagung juga banjir,” ungkapnya.



Di antara empat desa tersebut, kondisi yang cukup parah terlihat di Desa/Kecamatan Ploso. Sebab, rumah warga yang terdampak langsung berhadapan dengan sisi sungai. Sementara itu, kondisi air di Desa Bawangan, Rejoagung, dan Losari mulai surut. Hanya, ada beberapa rumah yang masih terendam dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter. Akibatnya, aktivitas warga sempat tersendat. (ang/bin/c5/ano)








Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore