Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Januari 2017 | 19.43 WIB

Deklarasi Gempita: Merawat NKRI, Membumikan Nilai Marhaen

Ketua Umum Gempita, Guruh Jhon Putra memotong pita saat acara deklarasi di Kawasan Grand Depok City, Depok, Jawa Barat, Minggu (15/2). Tampak hadir Ketua Dewan Pembina Gempita, Totok Towels (tiga dari kiri, berbaju putihj). - Image

Ketua Umum Gempita, Guruh Jhon Putra memotong pita saat acara deklarasi di Kawasan Grand Depok City, Depok, Jawa Barat, Minggu (15/2). Tampak hadir Ketua Dewan Pembina Gempita, Totok Towels (tiga dari kiri, berbaju putihj).

JawaPos.com - Ancaman disintegrasi bangsa kian nyata di depan mata. Itu tak lepas dari munculnya beragam konflik berbau SARA yang melanda bangsa akhir-akhir ini.


Salah satu pemicunya, masyarakat mulai mengesampingkan nilai-nilai Pancasila yang notabene falsafah bangsa. Termasuk pemikiran Seokarno yang senantiasa mengajarkan arti pentingnya persatuan dan kesatuan Bangsa.


Berangkat dari hal itulah, Gerakan Marhaen Pembela dan Cinta Tanah Air (Gempita) lahir sebagai upaya mengajarkan kembali semangat ajaran Soekarno. Terutama dalam konteks pemberdayaan sosial dan ekonomi Pancasila.


Ketua Dewan Pembina Gempita, Toto Towels mengungkapkan, ormasnya lahir atas dasar kesamaan pemikiran dan kecintaan terhadap ajaran Bung Karno. Khsususnya keberpihakan terhadap Wong Cilik.


"Fokus kami ke depan adalah melakukan pemberdayaan masyarakat di tiap sektor. Tujuannya tentu untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," ujar dia disela-sela acara Deklarasi Gempita di kawasan Grand Depok City, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (15/1).


"Dan perlu diingat, yang mengabdi di Gempita ini adalah orang-orang intelek. Akademisi, teknokrat, sampai pengusaha. Mereka punya visi yang sama dengan Gempita, peduli dan mau berkontribusi," tegas dia.


Hadir dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, Ketua Umum Gempita, Guru Jhon Saputra, serta sejumlah pengurus teras Gempita.


Dalam sambutannya, Guruh Jhon Saputra mengungkapkan, Gempita akan bersinergi dengan seluruh stakeholder (pemangku pentingan).  Tujuannya, mendukung secara penuh pelaksanaan pembangunan. 


"Gempita sebagai poros gerakan pemberdayaan masyarakan, tidak mungkin berdiri sendiri. Kami hadir untuk bersinergi, berbagi, dan mengabdi," ujar dia.


"Maka dari itu, sudah menjadi keniscayaan ketika Gempita berjalan berdampingan dengan stakeholder, di antaranya pemerintah dan pelaku usaha," sambung Jhon.


Jhon menegaskan bahwa Gempita akan fokus meningkatkan kualitas SDM para Wong Cilik. Dia prihatin lantaran masih banyaknya kelompok masyarakat yang tertinggal.


"Semoga dengan konsep pemberdayaan organisasi kami, mereka-mereka ini nantinya bisa berdaya," pungkasnya.(mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore