
Ketua Umum Gempita, Guruh Jhon Putra memotong pita saat acara deklarasi di Kawasan Grand Depok City, Depok, Jawa Barat, Minggu (15/2). Tampak hadir Ketua Dewan Pembina Gempita, Totok Towels (tiga dari kiri, berbaju putihj).
JawaPos.com - Ancaman disintegrasi bangsa kian nyata di depan mata. Itu tak lepas dari munculnya beragam konflik berbau SARA yang melanda bangsa akhir-akhir ini.
Salah satu pemicunya, masyarakat mulai mengesampingkan nilai-nilai Pancasila yang notabene falsafah bangsa. Termasuk pemikiran Seokarno yang senantiasa mengajarkan arti pentingnya persatuan dan kesatuan Bangsa.
Berangkat dari hal itulah, Gerakan Marhaen Pembela dan Cinta Tanah Air (Gempita) lahir sebagai upaya mengajarkan kembali semangat ajaran Soekarno. Terutama dalam konteks pemberdayaan sosial dan ekonomi Pancasila.
Ketua Dewan Pembina Gempita, Toto Towels mengungkapkan, ormasnya lahir atas dasar kesamaan pemikiran dan kecintaan terhadap ajaran Bung Karno. Khsususnya keberpihakan terhadap Wong Cilik.
"Fokus kami ke depan adalah melakukan pemberdayaan masyarakat di tiap sektor. Tujuannya tentu untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," ujar dia disela-sela acara Deklarasi Gempita di kawasan Grand Depok City, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (15/1).
"Dan perlu diingat, yang mengabdi di Gempita ini adalah orang-orang intelek. Akademisi, teknokrat, sampai pengusaha. Mereka punya visi yang sama dengan Gempita, peduli dan mau berkontribusi," tegas dia.
Hadir dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, Ketua Umum Gempita, Guru Jhon Saputra, serta sejumlah pengurus teras Gempita.
Dalam sambutannya, Guruh Jhon Saputra mengungkapkan, Gempita akan bersinergi dengan seluruh stakeholder (pemangku pentingan). Tujuannya, mendukung secara penuh pelaksanaan pembangunan.
"Gempita sebagai poros gerakan pemberdayaan masyarakan, tidak mungkin berdiri sendiri. Kami hadir untuk bersinergi, berbagi, dan mengabdi," ujar dia.
"Maka dari itu, sudah menjadi keniscayaan ketika Gempita berjalan berdampingan dengan stakeholder, di antaranya pemerintah dan pelaku usaha," sambung Jhon.
Jhon menegaskan bahwa Gempita akan fokus meningkatkan kualitas SDM para Wong Cilik. Dia prihatin lantaran masih banyaknya kelompok masyarakat yang tertinggal.
"Semoga dengan konsep pemberdayaan organisasi kami, mereka-mereka ini nantinya bisa berdaya," pungkasnya.(mam/JPG)

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
