Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Januari 2017 | 18.35 WIB

Mencekam! Perairan Karimata Ngamuk, Penumpang Histeris

Penumpang dan ABK KM Sukadana Raya 03 masih terlihat panik setelah dilanda ombak di perairan Karimata. Mereka dievakuasi di Dermaga Sukadana, Sabtu (14/1). - Image

Penumpang dan ABK KM Sukadana Raya 03 masih terlihat panik setelah dilanda ombak di perairan Karimata. Mereka dievakuasi di Dermaga Sukadana, Sabtu (14/1).

JawaPos.com - Ombak disertai badai menghantam KM Sukadana Raya 03. Ombak setinggi empat meter itu sontak membuat kapal yang berlayar di Pulau Pelapis, Kepulauan Karimata, Kayong Utara, terombang-ambing.


Beruntung, 35 penumpang beserta nakhoda dan anak buah kapal (ABK) selamat dari bencana. Kapal dan seluruh penumpangnya dievakuasi di dermaga terdekat.


KM Sukadana Raya 03 merupakan kapal motor yang melayani pelayaran dari Sukadana menuju Kepulauan Karimata dan sebaliknya. Badai membuat ombak setinggi empat meter melanda di perairan Karimata. Kapal bermuatan 35 penumpang dan enam unit sepeda motor serta beberapa ton ikan dihantam gelombang. Lokasinya tidak jauh dari Pulau Maya yang berjarak empat mil dari Sukadana.


Nakhoda kapal, Fani mengaku, awal keberangkatan, cuaca dan air laut sangat mendukung dan cukup tenang. Namun dua jam menjelang memasuki wilayah Sukadana, tiba-tiba angin dan ombak menghantam dari arah belakang. Akibat ketinggian ombak tersebut, air laut masuk ke dalam kapal. Bahkan haluan kapal basah dihantam ombak. 


“Namun bersyukur, berkat kerja sama semua pihak, baik penumpang serta doa bersama, kapal dengan mesin enam silinder tersebut dapat selamat hingga ke Sukadana,” ujar Fani.


Diceritakan Fani, sebelumnya dia sempat berkomunikasi dengan pemilik kapal, agar mencari bantuan. Kapal yang dinakhodainya dalam kondisi tidak seimbang alias oleng. Dia berupaya berlindung di pulau terdekat. Karena ombak dan angin tidak searah dengan posisi kapal, membuat nakhoda mengambil arah yang tidak berlawanan. “Saya mengikuti arah ombak, demi keselamatan bersama,” jelas Fani.


Salah seorang penumpang, Sofian mengatakan, ombak yang menghantam kapal yang ditumpanginya cukup besar. Para penumpang sudah mulai mencari cara menyelamatkan diri. Mereka mencari drum, jeriken atau jaket keselamatan, sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu kapal tenggelam.


“Beberapa penumpang sudah ada yang mulai histeris dan pasrah. Mereka memanjatkan doa untuk kesematan, karena kondisi kapal sudah terombang-ambing dihantam ombak,” kisahnya. (Kamiriluddin/fab/JPG)


Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore