Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Januari 2017 | 14.12 WIB

Mengenal Sosok Penulis Memo Golden Shower yang Bikin Trump Berang

Rumah Christoper Steele yang didatangi para wartawan. - Image

Rumah Christoper Steele yang didatangi para wartawan.

JawaPos.com - Rumah berbata merah di kota kecil di Surrey County itu mendadak kedatangan banyak tamu. Dari pagi hingga malam, orang-orang bergantian datang ke rumah yang kelihatannya sudah ditinggalkan penghuninya tersebut. Ya, si pemilik rumah, Christopher Steele, memang pergi dari rumahnya itu sejak Rabu (11/1). Tepatnya beberapa jam sebelum namanya tertulis di berbagai media sebagai penulis memo golden shower.

''Saya belum bertemu dengan seorang pun penghuni rumah sebelah sejak kemarin (Rabu),'' kata Mike Hopper, tetangga Steele, Kamis (12/1). Sebagian besar tamu yang mencari Steele itu adalah media. Rata-rata, mereka ingin mengonfirmasikan kabar yang beredar mulai awal pekan lalu tentang mantan petinggi M16 (Badan Intelijen Inggris) tersebut dan memo yang mengungkap borok Donald Trump.

Steele disebut sebagai penulis memo dua lembar yang berisi rahasia di balik hubungan mesra Trump dan Rusia. Termasuk kelakuan miring taipan 70 tahun itu saat berkunjung ke Negeri Beruang Merah tersebut. Wall Street Journal menjadi media pertama yang menuliskan nama Steele. Dalam hitungan menit, media cetak dan elektronik di seantero AS langsung memopulerkan nama sang mata-mata.

Pria yang bergabung dengan M16 sejak 1990-an itu diketahui pernah bertugas di Rusia, Afghanistan, Paris, dan AS. Pada 2009 dia mengundurkan diri dan memilih tetap berkecimpung di dunia intelijen, namun di jalur swasta. Pria kelahiran Teluk Aden, Yaman, itu mendirikan Orbis. Di sana, dia berperan sebagai penasihat intelijen dan aktif terlibat dalam berbagai aksi pengintaian atau penyelidikan rahasia.

The Telegraph melaporkan bahwa Steele langsung kabur dari rumah begitu media-media Amerika Serikat (AS) masif memberitakan memonya. Dan, insting pria 52 tahun itu tepat. Beberapa jam setelah dia mengusung keluarganya ke tempat aman, Wall Street Journal membongkar identitasnya. Steele tertulis jelas sebagai penulis memo yang membuat Trump berang itu. Semula, dia hanya tertulis sebagai mantan mata-mata M16.

Selain rumah Steele, media menyerbu kantornya di dekat Buckingham Palace. Namun, mereka yang memburu Steele sampai ke Orbis pun harus gigit jari. ''Tidak ada seorang pun yang masuk (kantor) hari ini (Kamis),'' ujar resepsionis Orbis kepada Agence France-Presse. Christopher Burrows, teman sekaligus mitra kerja Steele, pun tak mau buka mulut.

Terpisah, teman Steele yang lain mengatakan bahwa telik sandi yang pernah ikut menginvestigasi skandal korupsi FIFA itu sedang ketakutan. Maka, dia memilih bersembunyi dan menghindari publik. ''Kini Steele mengkhawatirkan keselamatan keluarganya. Dia sangat kalut,'' kata sumber The Telegraphyang tidak disebutkan namanya itu.

Di mata Frank Gardner, pengamat keamanan yang juga koresponden BBC, Steele adalah mata-mata yang hebat. ''Dia orang yang sangat serius,'' ujarnya. Meski tak lagi menjadi petinggi M16, Steele masih sangat disegani dalam komunitas intelijen. Bahkan, beberapa lembaga menjadikannya penasihat intelijen. Sebab, dia punya reputasi yang baik dan ilmu spionase yang tinggi. (AFP/Reuters/BBC/hep/c19/any) 

Editor: Thomas Kukuh
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore