
MELANGGAR, GEMBOK SAJA PAK: Petugas gabungan dari dinas perhubungan, Polsek Gubeng, Garnisun, dan polisi militer terlibat dalam razia lalu lintas di Jalan Dharmahusada.
JawaPos.com – Parkir di Jalan Dharmawangsa dan sekitar RSUD dr Soetomo kembali disoal. Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Surabaya dan Polsek Gubeng menindak kendaraan yang parkir sembarangan.
Dua lembaga itu juga memberikan teguran kepada manajemen rumah sakit terkait lahan parkir yang tidak optimal. Penindakan dilakukan pada pukul 10.00.
Dua truk derek dan dua mobil patroli dikerahkan. Saat tim dari dishub dan Unit Lalu Lintas Polsek Gubeng tiba di lokasi, kendaraan yang parkir sembarangan langsung semburat.
Terutama kendaraan umum. Hanya dua kendaraan pribadi yang masih bertahan di Jalan Dharmawangsa. Saat itu pemilik kendaraan sedang membesuk pasien di rumah sakit tersebut.
Mereka tidak sempat melarikan diri saat petugas tiba di lokasi. Tim dari dishub pun menggembok velg ban kendaraan tersebut.
Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub Surabaya Subagio Utomo mengatakan, penindakan sudah berulang-ulang dilakukan. Namun, aksi represif itu belum menimbulkan efek jera.
Dishub bersama Polsek Gubeng mulai mengambil sikap dengan menegur manajemen rumah sakit. ’’Teguran itu sudah disampaikan. Kami menunggu tindak lanjutnya,’’ katanya.
Subagio juga sudah mengecek area parkir di rumah sakit tersebut. Ada enam lantai yang dikhususkan parkir. Di halaman rumah sakit dan laboratorium juga tersedia lahan parkir. Total kapasitasnya hampir seribu kendaraan.
Namun, kapasitas itu tidak mampu menampung kendaraan keluarga dan penjenguk pasien. ’’Mayoritas lahan parkir itu dipenuhi kendaraan dokter dan manajemen rumah sakit,’’ jelas Subagio.
Kapolsek Gubeng Kompol Agus Bahari meminta manajemen rumah sakit bersikap bijak. Yakni, mendahulukan keluarga dan penjenguk pasien daripada manajemen atau dokter.
Langkah itu merupakan bentuk layanan terhadap masyarakat. ’’Misalnya, membatasi karyawan menggunakan kendaraan pribadi,’’ katanya.
Kebijakan itu sudah diterapkan di beberapa instansi yang lahan parkirnya kurang maksimal. Misalnya, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya yang berlokasi di Waru, Sidoarjo.
Pihak imigrasi terpaksa melarang anak buahnya membawa kendaraan pribadi. Area parkir hanya digunakan untuk drop pemohon paspor.
Agus mengingatkan kepada manajemen rumah sakit bahwa area parkir merupakan fasilitas yang harus dipenuhi setiap lembaga layanan masyarakat.
Kondisi RSUD dr Soetomo yang layanan parkirnya kurang ideal itu patut dipertanyakan. ’’Bisa jadi, konsepnya tidak memenuhi analisis dampak lingkungan dan lalu lintas (amdalalin),’’ ujar perwira dengan satu melati di pundak tersebut.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
