Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Januari 2017 | 03.01 WIB

Lahan Parkir ’’Dikuasai’’ Manajemen, Dishub-Polisi Tegur RSUD dr Soetomo

MELANGGAR, GEMBOK SAJA PAK: Petugas gabungan dari dinas perhubungan, Polsek Gubeng, Garnisun, dan polisi militer terlibat dalam razia lalu lintas di Jalan Dharmahusada. - Image

MELANGGAR, GEMBOK SAJA PAK: Petugas gabungan dari dinas perhubungan, Polsek Gubeng, Garnisun, dan polisi militer terlibat dalam razia lalu lintas di Jalan Dharmahusada.

JawaPos.com – Parkir di Jalan Dharmawangsa dan sekitar RSUD dr Soetomo kembali disoal. Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Surabaya dan Polsek Gubeng menindak kendaraan yang parkir sembarangan.


Dua lembaga itu juga memberikan teguran kepada manajemen rumah sakit terkait lahan parkir yang tidak optimal. Penindakan dilakukan pada pukul 10.00.


Dua truk derek dan dua mobil patroli dikerahkan. Saat tim dari dishub dan Unit Lalu Lintas Polsek Gubeng tiba di lokasi, kendaraan yang parkir sembarangan langsung semburat.


Terutama kendaraan umum. Hanya dua kendaraan pribadi yang masih bertahan di Jalan Dharmawangsa. Saat itu pemilik kendaraan sedang membesuk pasien di rumah sakit tersebut.


Mereka tidak sempat melarikan diri saat petugas tiba di lokasi. Tim dari dishub pun menggembok velg ban kendaraan tersebut.


Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub Surabaya Subagio Utomo mengatakan, penindakan sudah berulang-ulang dilakukan. Namun, aksi represif itu belum menimbulkan efek jera.


Dishub bersama Polsek Gubeng mulai mengambil sikap dengan menegur manajemen rumah sakit. ’’Teguran itu sudah disampaikan. Kami menunggu tindak lanjutnya,’’ katanya.


Subagio juga sudah mengecek area parkir di rumah sakit tersebut. Ada enam lantai yang dikhususkan parkir. Di halaman rumah sakit dan laboratorium juga tersedia lahan parkir. Total kapasitasnya hampir seribu kendaraan.


Namun, kapasitas itu tidak mampu menampung kendaraan keluarga dan penjenguk pasien. ’’Mayoritas lahan parkir itu dipenuhi kendaraan dokter dan manajemen rumah sakit,’’ jelas Subagio. 


Kapolsek Gubeng Kompol Agus Bahari meminta manajemen rumah sakit bersikap bijak. Yakni, mendahulukan keluarga dan penjenguk pasien daripada manajemen atau dokter.


Langkah itu merupakan bentuk layanan terhadap masyarakat. ’’Misalnya, membatasi karyawan menggunakan kendaraan pribadi,’’ katanya.


Kebijakan itu sudah diterapkan di beberapa instansi yang lahan parkirnya kurang maksimal. Misalnya, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya yang berlokasi di Waru, Sidoarjo.


Pihak imigrasi terpaksa melarang anak buahnya membawa kendaraan pribadi. Area parkir hanya digunakan untuk drop pemohon paspor.


Agus mengingatkan kepada manajemen rumah sakit bahwa area parkir merupakan fasilitas yang harus dipenuhi setiap lembaga layanan masyarakat.


Kondisi RSUD dr Soetomo yang layanan parkirnya kurang ideal itu patut dipertanyakan. ’’Bisa jadi, konsepnya tidak memenuhi analisis dampak lingkungan dan lalu lintas (amdalalin),’’ ujar perwira dengan satu melati di pundak tersebut.

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore