Jumat, 28 Apr 2017
Metropolis

Hakim Tolak Eksepsi Chinchin, Mantan Bos Empire Palace yang Dikasuskan Suami

Kamis, 12 Jan 2017 18:14 | editor : Suryo Eko Prasetyo

TERDAKWA: Chinchin dalam persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.

TERDAKWA: Chinchin dalam persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya. (Jawa Pos Photo)

JawaPos.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menolak eksepsi yang diajukan Trisulowati alias Chinchin, Rabu (11/1).

Dengan putusan itu, dalam persidangan pekan depan, kasus dugaan penggelapan dokumen perusahaan yang menimpa ibu tiga anak tersebut berlanjut ke tahap pembuktian.

Jaksa akan menghadirkan saksi-saksi kasus itu. Sebagaimana sebelumnya, sidang pembacaan putusan sela tersebut dihadir banyak pendukung Chinchin. Tidak heran bila Ruang Cakra PN Surabaya terlihat sesak.

Sesaat setelah membuka sidang, Ketua Majelis Hakim HR Unggul Warsito langsung membacakan putusannya. ’’Langsung pada pokok putusan saja ya,’’ tuturnya.

Jaksa penuntut umum dan pengacara Chinchin juga tidak berkeberatan dengan hal itu. Dalam amar putusan sela, Unggul menyatakan bahwa eksepsi yang diajukan Chinchin dan kuasa hukumnya tidak bisa diterima.

Menurut dia, dalih pada nota keberatan tersebut sudah masuk dalam pokok perkara. Karena itu, materi eksepsi tersebut seharusnya dibahas saat pembuktian.

Sebelumnya, Pieter Talaway, salah seorang kuasa hukum Chinchin, menganggap bahwa dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) disusun secara tidak cermat, tidak jelas, dan tidak lengkap.

Selain itu, apa yang didakwakan JPU bukan termasuk dalam lingkup pidana. Baik dilihat dari sasaran maupun dasar hukumnya.

Jadi, Pieter memohon majelis hakim berkenan membatalkan dakwaan pertama dan kedua terhadap terdakwa demi hukum.

Selain itu, Unggul menganggap bahwa dakwaan yang disusun JPU sudah tepat. Unsur-unsurnya memenuhi syarat penyusunan dakwaan.

Dengan begitu, surat dakwaan dianggap sah. ’’Jaksa sudah melaksanakan sesuai dengan KUHAP,’’ tutur Unggul dalam pertimbangan putusan tersebut.

Kedua pihak menerima putusan hakim. JPU yang diwakili Ali Prakosa mengaku siap melakukan pembuktian. Namun, dia berharap sidang bisa dilangsungkan seminggu untuk memanggil saksi-saksi.

’’Mohon waktu yang mulia,’’ pintanya kepada majelis hakim. Hal senada diungkapkan kuasa hukum Chinchin yang lain, Nizar Fikkri.

Kendati eksepsinya ditolak, pihaknya tetap mengapresiasi putusan majelis hakim. Menurut dia, hakim sudah menyampaikan alasan yang masuk akal.

’’Kami menghargai keputusan hakim,’’ ucapnya. Dia menerangkan, hal terpenting adalah menyiapkan sidang selanjutnya.

Dalam sidang yang diagendakan untuk pemeriksaan saksi tersebut, pihaknya menguji kebenaran materiil dari pernyataan saksi. ’’Apakah mereka benar-benar mengetahui,’’ ujarnya.

Pria asal Tuban itu akan mengamati baik-baik keterangan para saksi. Bila merugikan kliennya, dia akan menyiapkan langkah hukum. (aji/c22/git/sep/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia