Minggu, 23 Jul 2017
Humaniora

GP Anshor Tolak Habib Rizieq Jadi Imam Besar

Kamis, 12 Jan 2017 18:08 | editor : Ilham Safutra

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. (dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut Cholil menolak wacana dukungan untuk pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai imam besar umat islam di Indonesia.

Menurut dia, pengukuhan Rizieq sebagai imam besar tidak berdasar. “Itu mengada-ada, karena Islam tidak mengenal konsep imam besar. Dan apa itu imam besar? Imam besar musala kecil yang ada,” kata Yaqut ketika dihubungi, Kamis (12/1).

Yaqut juga mempertanyakan fungsi pengukuhan Rizeq. “Imam besar ini mau mengimami apa? Mengimami umat Islam, umat Islam yang mana? Umat Islam enggak merasa diimami sama dia, kan begitu. Jadi kita tolak pengukuhan itu,” sambungnya.

Menurutnya, beberapa pengurus GP Ansor seperti di Banten dan Batam dengan tegas menolak rencana pengukuhan Habib Rizieq. Pimpinan Wilayah GP Ansor menilai, dukungan untuk Rizieq Shihab menjadi imam besar umat Islam Indonesia juga disebut sarat kepentingan politik.

Diketahui, penolakan ini turut dikumandangkan GP Anshor Kota Manado, Sulawesi Utara. “Kami merasa tidak perlu ada Imam Besar di Republik ini, sehingga menolak dengan keras dan tegas berkaitan pengangkatan Habib Rizieq Syihab,” ujar Rusli Umar, Ketua GP Anshor Manado, Rabu (11/1).

Penolakan serupa dilakukan Majelis Ulama Indonesia Banten. “Pokoknya MUI Banten secara tegas menolak pengangkatan imam besar ini, kami juga menghimbau kepada umat Islam agar jangan ikut-ikutan mengakui,” jelas Ketua MUI Banten KH AM Romli. (elf/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia