Sabtu, 21 Jan 2017
Sepakbola Indonesia

Persipura Butuh Rp 25–30 Miliar Untuk Arungi Musim 2017

Kamis, 12 Jan 2017 17:54

KEJAR JUARA: Persipura membutuhkan dana besar untuk mengarungi kompetisi musim 2017.

KEJAR JUARA: Persipura membutuhkan dana besar untuk mengarungi kompetisi musim 2017. (Hans/Cenderawasih Pos)

JawaPos.com- Untuk mengarungi musim kompetisi 2017, Persipura Jayapura membutuhkan anggaran Rp 25 miliar hingga Rp 30 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk terjun di turnamen pramusim Piala Presiden dan kompetisi Indonesia Super League (ISL).
      Selain itu, ujar Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano, dana tersebut dialokasikan untuk persiapan mengikuti kompetisi di tingkat Asia. Karena itu, tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut sangat membutuhkan dukungan sponsor. Khususnya Bank Papua dan PT Freeport Indonesia yang sudah cukup lama bekerja sama dan mendukung Persipura. ’’Kami sangat merespons sinyal positif dari Bank Papua yang kembali akan mendukung Persipura,’’ katanya kepada Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group).
Selama ini, lanjut Tomi Mano, Persipura selalu mempertanggungjawabkan dengan baik dukungan dana yang diberikan Bank Papua. ’’Persipura juga sudah membawa nama Bank Papua hingga ke tingkat Asia,’’ ujarnya.
   PT Freeport Indonesia, menurut Tomi Mano, juga sudah memberikan sinyal yang sama. Manajemen perusahaan tersebut Kamis (12/1) ke Jayapura untuk membahas rencana dukungan terhadap Mutiara Hitam.
  Prestasi Persipura boleh dibilang konsisten. Pada era Liga Indonesia, mereka menjadi tim tersukses dengan membukukan empat kali juara. Dalam Indonesia Super League edisi terakhir 2014, Persipura juga lolos sampai final. Namun, di babak tersebut mereka dikalahkan Persib Bandung melalui adu penalti.
 Di ajang Indonesia Soccer Championship tahun lalu, Boaz Solossa dkk juga sukses merebut gelar. Itu masih dilengkapi gelar individual untuk Boaz sebagai pemain terbaik.
 ’’Setelah urusan sponsor ini beres, kami akan masuk ke tahap evaluasi dan selanjutnya melakukan persiapan untuk musim kompetisi 2017,’’ kata Tomi Mano. (nat/JPG/c4/ttg)

 TOP
©2016 PT Jawa Pos Group Multimedia